Pengajuan Penangguhan UMK, Paling Lama 10 Hari Sebelum Di Berlakukan

Date:

Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi, (Dinsosnakertrans) H. Abdul Hamid
H. Abdul Hamid
Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi, (Dinsosnakertrans) KSB

Sumbawa Barat, Kabar Sumbawa – Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Gubernur NTB Nomor: 561-963 tahun 2016 tentang Upah Minimum KabupatenĀ  Sumbawa Barat tahun 2017 mendatang, UMK KSB sebesar Rp.1.786.300, meningkat 11 persen dari tahun 2016 Rp.1.609.300 dan akan mulai berlaku per 1 januari 2017 mendatang. Namun itu tidak menutup kemungkinan pengusaha yang belum mampu menerapkannya, bisa mengajukan penangguhan maksimal 10 hari sebelum UMK diberlakukan.

Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi, (Dinsosnakertrans) Sumbawa Barat Abdul Hamid kepada wartawan usai Sosialisasi UMK di Ruang Sidang Gedung Setda Sumbawa Barat, Senin (19/12) mengatakan, jika pengusaha dan perusahaan tidak mampu melaksanakan pemberlakuan upah minimum bagi pekerjanya, maka dapat mengajukan penangguhan UMK dengan jangka waktu paling lama sepuluh hari sebelum berlakunya keputusan tersebut.

“Mestinya mulai besok, pengusaha dan perusahaan yang mengajukan penundaan bahwa mereka tidak siap, sudah mulai mengajukan penangguhan beserta persyaratannya dan pastinya dengan alasan kenapa mereka tidak bisa menerapkan UMK ini” ungkap Abdul Hamid.

Jika nantinya ada yang tidak memenuhi UMK, pihaknya kata Abdul Hamid, akan melakukan pengawasan dengan tahapan-tahapan, memberikan pembimbingan, pendampingan, dan akan memberikan sanksi.

“Kita juga harus melihat prestasinnya di tahun-tahun sebelumnya. Tahun kemarin mereka bagus, kenapa tahun ini tidak bisa, itu harus ada alasannya” jelasnya.

Untuk itu, lanjutnya, pihaknya melakukan sosialisasi sebelum UMK diberlakukan yang tujuannya agar pengusaha dan perusahaan ersebut mendapatkan informasi yang jelas, bahkan dengan memberikan salinan dari SK Gubernur tentang UMK ini.

Mengingat Tahun 2016 masih banyak perusahaan yang tidak siap menetapkan UMK, ia mengungkapkan, Penerapan UMK disebut sukses apabila sudah menyentuh angka 80%, itu sudah bagus. Dan KSB, sebutnya, sudah sukses, karena 90% pengusaha sudah menerapkannya. Jadi untuk mencapai 100% itu memang sulit, karena pertimbangannya ada on-off, ada kerjaannya atau tidak, jelas selesai, bukan menggaji lagi, bahkan merumahkan.

“Jika sudah menerapkan 80%, itu sudah termasuk sukses, tidak perlu 100%. Apalagi kita sudah 90%”. Tetapi, ingin kita tingkatkan. Bila perlu, jika tahun ini 90%. Tahun depan mendekati 100%.” tegasnya.(KS04)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share post:

iklan DPRD iklan caleg

Populer

More like this
Related

Dua Instruktur BLK Sumbawa Juara KKIN IX Regional Wilayah Barat 3, Satu Tembus Nasional

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com - Prestasi gemilang diraih oleh Dua...

Pelayanan CT Scan RSUD Sumbawa Dialihkan ke RSMA

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com - Pelayanan Computed Tomography Scan atau...

Wabup Beri Penjelasan Kasus Pengadaan Masker yang Seret Namanya

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com - Kasus dugaan korupsi pengadaan masker...

Pemkab Sumbawa Pastikan Pengadaan Lahan Samota Tidak Sia-Sia

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com - Pemerintah Kabupaten Sumbawa telah melakukan...