Kaget Agunannya Dilelang, Nasabah Datangi Kantor Bank BTPN

Date:

Yan Amir Nasabah Bank BTPN
Yan Amir
Nasabah Bank BTPN

Sumbawa Besar, Kabar Sumbawa – Merasa dicurangi seorang nasabah Bank BTPN Cabang Sumbawa, Tuti Kirana, bersama suaminya, Yan Amir, mendatangi kantor bank BTPN di jalan Garuda, Kelurahan Lempeh, Selasa (20/12/2016).

Keduanya mempertanyakan perihal pelelangan aset bangunan di atas tanah seluas 2 are di PPN Bukit Indah, Kelurahan Seketeng, Kecamatan Sumbawa yang pernah diajukan sebagai agunan pinjamannya pada bank tersebut. Keduanya kesal dan kecewa karena merasa pihak bank telah berbuat curang dengan melelang tanah aset miliknya.

“Pihak bank melakukan lelang secara sepihak tanpa adanya pemberitahuan lebih awal. Nilai aset yang dilelangpun tidak sesuai dengan harga sepantasnya,” ujar Yan Amir.

Dikatakan, Tuti Kirana (istri Yan Amir) merupakan nasabah lama BTPN, karena sejak bank tersebut mulai beroperasi di Sumbawa ia sudah menjadi nasabah Bank BTPN tersebut. Terakhir kali Tuti meminjam kredit modal usaha di BPTN Tahun 2015, dengan nilai nominal kredit Rp. 345 juta dengan jangka waktu 4 tahun, dengan jumlah angsuran bulanan Rp 11 juta. Hanya saja karena persoalan bisnisnya yang melemah, angsuran itu lancer dicicil selama setahun berjalan. Karena sekitar Nopember 2015 usahanya mulai melemah dan meminta keringanan dari Bank untuk membayar di bawah angsuran yang semestinya.

Baca juga:  Momen Idul Adha 1445 H, Polres Sumbawa Potong Puluhan Ekor Hewan Kurban

“Kecuali saya tidak membayar, ini kan saya selalu membayar setiap bulan meski Rp. 1 juta atau Rp 2 juta. Ini bentuk tanggungjawab dan itikad baik saya sebagai nasabah,” tegas Yan.

Yan bersama istrinya semakin merasa dicurangi ketika terbit surat pemberitahuan lelang pada 24 Nopember 2016, yang isinya bahwa pelelangan akan digelar pada 1 Desember 2016. Mengetahui hal tersebut, nasabah Tuti Kirana bersama suaminya Yan Amir berangkat ke kantor BTPN pusat di Jakarta. Di sana, pihak kantor pusat BTPN memberikan kelonggaran nasabah untuk membayar di bawah angsuran yang semestinya dan memberikan kesempatan pelunasan hingga 30 Desember 2016. Ternyata, kesepakatan dengan kantor pusat BTPN di Jakarta tidak diketahui oleh kantor cabang di Sumbawa. Akhirnya kantor cabang BPTN di Sumbawa melelang aset nasabah yang diagunkan melalui kantor lelang di Bima pada 1 Desember 2016.

“Mestinya ada surat pemberitahuan sebelum agunan tersebut dilelang, ini kok baru sekali diberitahu dan kami sudah dijamin oleh kantor pusat di Jakarta. Masa kantor cabang tidak patuh dengan kantor pusatnya,” kata Ian Amir kesal.

Terkait persoalan ini Regional Recovery Manager BTPN Sumbawa, Agung Adiyatnyata mengatakan, bahwa nasabah tersebut dari awal telah dibantu mengajukan kredit hingga prosesnya berjalan. Terjadilah wan prestasi atau kredit macet maka bank melaksanakan tindakan sesuai prosedur. Pertama terang Agung, macet satu bulan sejak Nopember 2015 meski selalu menyetor Rp 1 juta per bulan atau kurang dari angsuran semestinya tetap dianggap tidak menyetor.

Baca juga:  Momen Idul Adha 1445 H, Polres Sumbawa Potong Puluhan Ekor Hewan Kurban

“Nasabah bersangkutan selalu nunggak, kalau sampai 6 bulan tidak ada pembayaran sama sekali atau bayarnya tidak sesuai angsuran maka namanya itu macet. Pada saat itulah, kalau macet jalan satu-satunya harus lunas. Kalau tidak dilunasi harus dilelang hak yang diagunkan itu,” terang Agung.

Terkait lelang yang dilakukan, Agung menjelaskan sudah tiga kali melakukan lelang tapi yang pertama dan kedua tidak laku. Maka limit harganya turun hingga laku Rp 115.000.000, itupun bukan pihaknya yang melakukan proses lelang, tapi kantor lelang negara di Bima.

Dijelaskan Agung, setiap pelaksanaan proses lelang selalu diajukan lebih dulu ke balai lelang. Oleh balai lelang akan dikeluarkan limit dan jadwal lelang. Pada saat dikeluarkan jadwal lelang diumumkan di koran termasuk pemberitahuan lelang kepada debitur, kapan akan dilakukan lelang.

“Jika debitur atau nasabah tersebut akan melakukan gugatan, maka pihaknya siap dengan data-data yang ada. Karena kami bekerja juga sesuai dengan prosedur dan aturan,” tandas Agung. (KS/001)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share post:

iklan DPRD iklan caleg

Populer

More like this
Related

Momen Idul Adha 1445 H, Polres Sumbawa Potong Puluhan Ekor Hewan Kurban

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com - Momentum di Hari Raya Idul...

Satuan Polairud Polres Sumbawa Peringati World Oceans Day 2024

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com - Hari Laut Sedunia atau World...

Sat Pol Airud Polres Sumbawa Baksos Di Pantai Kencana

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com - Satuan Kepolisian Perairan dan Udara...

Pengurus Kwarcab Gerakan Pramuka Sumbawa Dilantik

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com - Ketua Kwartir Daerah (Ka Kwarda)...