Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa melalui Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah menggelar rapat evaluasi kinerja bersama seluruh Kepala Cabang Bank Perkreditan Rakyat (BPR) se-Kabupaten Sumbawa.
Rapat yang berlangsung di Aula Lantai I Kantor Bupati Sumbawa, Rabu (29/04/2026) pagi itu, dihadiri oleh Direktur Utama dan Komisaris BPR sebagai bagian dari upaya penguatan tata kelola dan peningkatan kinerja lembaga keuangan daerah.
Dalam forum tersebut, masing-masing kepala cabang memaparkan kinerja operasional, termasuk pertumbuhan kredit, kualitas aset, serta tantangan yang dihadapi di lapangan. Evaluasi dilakukan secara komprehensif untuk memastikan setiap cabang memiliki arah perbaikan yang jelas dan terukur.
Pada kesempatan tersebut, Kepala Bagian Perekonomian Setda Sumbawa Ivan Indrajaya menyampaikan, evaluasi ini menjadi momentum penting untuk mengukur capaian kinerja BPR selama periode berjalan. Sekaligus, mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi di tingkat cabang.
“Perlu diketahui bahwa BPR memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya dalam pembiayaan sektor UMKM,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Utama BPR Faisal SE MM menyampaikan komitmennya untuk melakukan pembenahan menyeluruh, baik dari sisi manajemen risiko, efisiensi operasional, maupun penguatan ekspansi bisnis yang sehat.
Kehadiran kepemimpinan baru ini dinilai sebagai “angin segar” yang diharapkan mampu mendorong transformasi BPR menjadi lebih adaptif, profesional, dan kompetitif.
Sementara itu, Dewan Komisaris memberikan apresiasi terhadap langkah evaluasi yang dilakukan secara terbuka dan terstruktur. Komisaris juga menekankan pentingnya pengawasan yang konsisten serta penerapan prinsip kehati-hatian dalam menjaga stabilitas dan keberlanjutan usaha BPR.
Berdasarkan hasil evaluasi dan proyeksi kinerja yang disampaikan, Pemerintah Daerah optimistis bahwa kontribusi dividen dari BPR pada tahun 2026 akan mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun 2025. Peningkatan ini diharapkan menjadi salah satu sumber penguatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Pemda Sumbawa memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran BPR atas kinerja dan komitmen yang telah ditunjukkan. Ke depan, sinergi antara pemerintah daerah, manajemen, dan seluruh cabang diharapkan semakin solid guna mendorong BPR sebagai motor penggerak ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan. (KS)








