Identifikasi dan Seleksi Audit Kasus Stunting Kabupaten Sumbawa Tahun 2022

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Identifikasi dan Seleksi Audit Kasus Stunting tingkat Kabupateh Sumbawa Tahun 2022 dilaksanakan, Rabu (21/09/2022) pagi di Ruang Rapat H. Hasan Usman Lantai I Kantor Bupati Sumbawa.

Kegiatan bagian dari aksi penanganan stunting ini, dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Sumbawa, Hj. Dewi Noviany, S.Pd.,M.Pd., selaku Ketua Tim Audit Kasus Stunting Kabupaten Sumbawa.

Turut hadir Tim Audit Kasus Stunting Kab/Kota Dari Perwakilan BKKBN NTB, Kepala Dinas P2KBP3A Kab. Sumbawa, Para Kepala Perangkat Daerah, Para Camat, serta Kepala Bagian Lingkup Pemerintah Kab. Sumbawa.

Dalam sambutannya, Wabup menyampaikan bahwa salah satu prioritas pembangunan kesehatan adalah meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dengan tujuan utama yaitu meningkatkan angka harapan hidup dan penurunan persentase balita stunting, melalui peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai pondasi daya saing daerah.

Baca juga:  Dua Blok Pasar Seketeng Terbangun Kokoh dan Megah

Sejak tahun 2019 pemantauan status gizi balita yang dilakukan secara rutin melalui kegiatan Pekan Penimbangan Dan Dianalisis Melalui Aplikasi Pencatatan Dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (EPPGBM), didapatkan prevalensi balita stunting mengalami penurunan menjadi 10,58% dan mengalami fluktuasi yang tidak terlalu signifikan hingga tahun 2021 mencapai angka 11,24% hasil pengukuran bulan februari tahun 2021.

“Alhamdulillah pada Triwulan II tahun 2022, angka Stunting di Kabupaten Sumbawa mengalami penurunan menjadi 10,3%, bahkan saat ini sudah berada pada angka 8,39%, lebih tinggi dari target nasional dan juga target NTB di tahun 2024, yaitu penurunan stunting berada pada posisi 14%,” jelasnya.

Baca juga:  Penerapan Kartu Tani di Sumbawa Masih Dilema

Kemudian, berdasarkan penilaian kinerja kabupaten/kota terhadap pelaksanaan aksi 1-8 konvergensi penurunan stunting tahun 2021 di daerah intervensi penanganan stunting terintegrasi tingkat Provinsi NTB, Kabupaten Sumbawa berhasil meraih predikat terbaik 1 menyisihkan 9 Kabupaten/Kota se-Provinsi NTB.

“semua Dinas terkait harus tetap bersinergi dan bekerjasama agar prestasi ini tetap kita pertahankan kedepannya untuk menjadi contoh terhadap Kab/Kota lainnya,” pungkasnya. (KS/aly)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.