Cegah PMK, Sumbawa Tutup Pintu Masuk Dari Daerah Terjangkit

Cegah PMK, Sumbawa Tutup Pintu Masuk Dari Daerah Terjangkit
Kepala Disnakeswan Sumbawa H. Junaidi

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Pemerintah Kabupaten Sumbawa mengambil langkah tegas mencegah masuknya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menjangkit hewan ternak berkuku genap. Yakni menutup pintu masuk pengiriman tenak dan bahan asal ternak dari daerah terjangkit.

Meski demikian, karena Kabupaten Sumbawa hingga saat ini masih bebas PMK, sehingga masih bisa mengirim ternak dan bahan asal ternak ke daerah terjangkit, namun hanya untuk keperluan pemotongan dan memenuhi kebutuhan indul adha tahun 2022.

“Kemarin ada edaran baru kepala Karantina karena PMK bukan zoonosis dan masih bisa diobati bisa dikeluarkan dari daerah bebes ke daerah tertular. Sumbawa kita masih bebas PMK. Jadi edaran terbaru itu sudah bisa kita kirim ke luar daerah namun untuk keperluan pemotongan bukan untuk dipelihara di daerah tujuan. Jadi untuk RPH dan memenuhi kebutuhan idul adha dengan berbagai persyaratan,” jelas Kepala Dinas Pertanian dan Kesehatan Hewan (Disnakeswas) Sumbawa H. Junaidi, kepada wartawan, Selasa (31/05/2022) usai rapat di Kantor Bupati.

Baca juga:  Jarot-Mokhlis Bangun Industrialisasi di Sumbawa Untuk Atasi Pengangguran

Dijelaskan, pihaknya telah menggelar rapat bersama pihak terkait dalam rangka merumuskan langkah-langkah agar Pulau Sumbawa khususnya Kabupaten Sumbawa tetap terbebas dari PMK.
Salah satu langkah yang diambil lanjutnya, menunup pintu masuk pengiriman ternak dan bahan asal ternak dari daerah terjangkit.

“Hari ini kami rapat untuk merumuskan langkah-langkah agar Sumbawa tetap aman. Kita tutup Sumbawa dari daerah terjangkit. Jadi kita tidak menerima tapi hewan kita siap untuk dikirim karena kita bebas PMK,” pungkasnya. (KS/aly)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.