Kapolda NTB Ingatkan Semua Pihak Sukseskan Pilkada Serentak 2018

Date:

Kapolda NTB, Brigjen Pol. Drs. Firly, M.Si.,
Kapolda NTB, Brigjen Pol. Drs. Firly, M.Si.,

Sumbawa Besar, kabarsumbawa.com – Kapolda NTB, Brigjen Pol. Drs. Firly, M.Si., dalam Kunjungan Kerja dan Tatap Muka dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kabupaten Sumbawa, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat dan Para Ketua Partai Politik se-Kabupaten Sumbawa dalam rangka Safari Kamtibmas Jelang Pilkada Serentak 2018, di Aula Madelau ADT Kantor Bupati Sumbawa pada Selasa, 19 Desember 2017, mengingatkan semua pihak untuk sukseskan pilkada NTB. Baik KPU, Panwas, Tokoh masyarakat dan agama, Parpol, TNI-Polri serta media masa.

Ditegaskan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai penyelenggara pemilu harus bertindak adil, dan tidak berpihak, agar pelaksanaan Pilkada bisa berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Sebab, pemilu merupakan amanat dari rakyat.

“KPU harus fair. Ini bukan pesta, ini adalah amanat rakyat, bukan pesta. Kalau pesta diartikan ini uang. Saya pernah ketemu, ada orang yang akan nyoblos, sudah hampir jam 12 tapi belum juga nyoblos. Waktu ditanya, kenapa belum nyoblos dia jawab ; saya baru dapat seratus ribu pak, siapa tahu masih ada yang mau ngasih dua ratus,” katanya kelakar.

Baca juga:  Dua Instruktur BLK Sumbawa Juara KKIN IX Regional Wilayah Barat 3, Satu Tembus Nasional

Selain itu, Panwaslu sebagai pengawas pelaksanaan kegiatan pemilu musti aktif membangun koordinasi dan komunikasi bersama Kepolisian dan Kejaksaan. Serta melakukan pemetaan persoalan pemilu termasuk tindak pidana.

“Panwaslu sebagai hakim saya minta kerja sama dengan polisi dan kejaksaan. Lakukan pemetaan, apa saja permasalahan pemilu dan tindak pidana pemilu. Kalau perlu, kita buat skenario, kita lakukan exercise, untuk menghadapi beberapa kemungkinan persoalan,” tegasnya, juga meminta tokoh masyarakat dan tokoh agama ikut serta secara aktif menciptakan suasana damai.

Ia juga mengingatkan, partai politik untuk tidak melibatkan TNI-Polri dalam politik praktis dan ikut mendukung salah satu calon. Sebab, aparat keamanan harus tetap menjaga netralitas dalam pilkada, karena diamanatkan undang-undang. sehingga TNI-Polri musti saling mendukung dan mengingatkan.

Baca juga:  Pelayanan CT Scan RSUD Sumbawa Dialihkan ke RSMA

“Kepada pimpinan Parpol, agar jangan mengajak-ajak anggota TNI-Polri dalam politik. Pesan saya, kalau ada anggota Polri yang ikut tidak netral, dan itu diketahui oleh TNI, ingatkan. Bilang, mas kita netral, undang-undang mengamanatkan kita tidak ikut-ikutan dalam politik. Begitu juga seandainya ada anggota TNI yang terlibat, dan kebetulan anggota Polri tahu. Ingatkan, mas, kang, sesuai undang-undang kita tidak mendukung salah satu calon dan tidak terlibat politik praktis,” katanya.

Ditambahkan, media masa juga harus aktif menciptakan suasana damai demi terciptanya pemilihan Jurdil, demi terpilihnya pemimpin amanah. Dengan tidak membuat pemberitaan yang provokasi dan fitnah. “Media, sangat menetukan. Jangan membuat berita yang memprovokasi, memanas-manasi, fitnah. Harus terlibat dalam menciptkan suasana damai menjamin pemilihan jujur damai adil damai memilih pemimpin amanah yang akan membawa kita untuk menwujudkan tujuan nasional Negara Kesatua Republik Indonesia,” ujarnya. (ks/adm)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share post:

iklan DPRD iklan caleg

Populer

More like this
Related

Dua Instruktur BLK Sumbawa Juara KKIN IX Regional Wilayah Barat 3, Satu Tembus Nasional

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com - Prestasi gemilang diraih oleh Dua...

Pelayanan CT Scan RSUD Sumbawa Dialihkan ke RSMA

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com - Pelayanan Computed Tomography Scan atau...

Wabup Beri Penjelasan Kasus Pengadaan Masker yang Seret Namanya

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com - Kasus dugaan korupsi pengadaan masker...

Pemkab Sumbawa Pastikan Pengadaan Lahan Samota Tidak Sia-Sia

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com - Pemerintah Kabupaten Sumbawa telah melakukan...