Sumbawa Besar, Kabar Sumbawa—Tahun 2016 ini produksi jagung Kabupaten Sumbawa mencapai angka tertinggi yakni 76 ribu hektar, dengan produktifitas 7 hingga 8 ton perhektar. Bahkan tahun depan luar area tanaman jagung meningkat menjadi 150 ribu hektar, sesuai arahan Menteri Pertanian RI, Dr. IR. H Amran Sulaiman, MP saat melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Sumbawa beberapa waktu lalu.
Kabid Produksi Tanaman Pangan Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Sumbawa, Muhammad Ikhsan, SP ditemui Kabar Sumbawa, Kamis (6/10/2016) menjelaskan, target 150 hektar tanaman jagung akan bisa dicapai dengan penerapan dua program, yakni perluasan areal tanam dan peningkatan indeks pertanaman.
“Target ini kemungkinan bisa dicapai, sebab curah hujan tahun ini cukup baik, jika tanam dilakukan pada Bulan November, maka pada Bulan Februari sudah bisa dipanen dan jika ditanam di Bulan Februari akan dipanen pada Bulan Mei. Kalau curah hujan stabil maka 150 hektar dapat optimis dapat dicapai,” ujar Ikhsan.
Dikatakan, produksi jagung Sumbawa akan digenjot di lahan-lahan kering. Mengatasi kelangkaan pupuk yang sering terjadi seiring luasnya area tanam dapat diatasi dengan penggunaan pupuk alternatif, juga melakukan efesiensi penggunaan pupuk. “Kalau biasanya penggunaan pupuk 300 Kg perhektar, maka dapat dikurangi hingga 100 Kg perhektar, tidak perlu dipupuk 3 kali karena hasilnya akan sama,” kata Ikhsan. (KS/001)