Progres Vaksinasi Covid-19 Kabupaten Sumbawa Dibawah 40 Persen

Date:

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 54 Tahun 2021 yang diterbitkan tanggal 18 Oktober lalu, status Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Kabupaten Sumbawa ditingkatkan menjadi level 3. Hal ini dikarenakan progres vaksinasi covid-19 masih dibawah 40 persen dari total masyarakat wajib vaksin.

 

Kepala Dinas Kesehatan (Dikes) Kabupaten Sumbawa melalui Kabid Pencegahan, Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P3PL), Agung Riyadi, menerangkan, hingga 18 Oktober kemarin, secara manual pencapaian vaksinasi Kabupaten Sumbawa masih berada di angka 31,6 persen untuk dosis pertama. Hal inilah yang menyebabkan stutus PPKM ditingkatkan 1 level.

 

“Sesuai dengan inmendagri 54 tahun 2021 yang dikeluarakan Medagri tanggal 18 Oktober lalu, bahwa Sumbawa karena vaksinasinya belum mencapai 40 persen yang semula berada di PPKM level 2, ditingkatkan menjadi level 3,” jelasnya kepada wartawan, Kamis (21/10/2021) di ruang kerjanya.

Baca juga:  Disos Sumbawa Jadwalkan Verivali Penerima Kube 2024

 

Dijelaskan, kendala vaksinasi di kabupaten Sumbawa dikarenakan kurangnya jumlah vaksin yang didistribusikan dari Provinsi. Untuk mencapain angkat 40 persen tersebut lanjutnya, dibutuhkan 20.000 dosis vaksin per minggunya.

“Kalau kita hitung-hitung kemarin, kita berharap dalam waktu 2 minggu ini hingga akhir Oktober ini segera bisa ke level 2 kembali bahkan bisa ke level 1. Cuma kendala yang kita hadapi saat ini adalah vaksin yang kita terima dari Provinsi itu setiap minggunya tidak lebih dari 8.500 dosis. Sementara untuk mencapai 40 persen, seminggu kita membutuhkan sekitar 20.000 dosis. Itu yang kita butuhkan,” terangnya.

 

Untuk itu, Pemda akan bersurat ke Provinsi untuk meminta tambahan jumlah vaksin. Sehingga, target pencapaian 40 persen bisa tercapai hingga akhir Oktober mendatang.

Baca juga:  Masa Jabatan 155 Kades dan 915 BPD di Kabupaten Sumbawa Diperpanjang jadi 8 Tahun

 

“Kalau berkaitan dengan kesiapan tenaga, kita siap untuk melakukan layanan. Masalahannya adalah vaksin yang didistribusikan kepada kita belum sesuai dengan harapan. Kita segara menyurati provinsi berkaitan dengan penambahan vaksin. Sehingga provinsi bisa mempertimbangkan kembali pendistribusian vaksin,” ungkapnya.

 

Terkait status PPKM yang ditingkatkan menjadi level 3 tambah Agung, berdampak pada sektor pendidikan. Perlu adanya evaluasi kembali terhadap kegaitan pembelajaran tatap muka di sekolah. Konsekwensi lain sambungnya, pembatasan kegiatan seperti pertemuan dan sebagainya.

 

Terhadap kondisi ini, ia meminta kepada masyarakat untuk tetap menerepkan protokol kesehatan saat beraktivitas di luar rumah. Tidak kalah penting, segara lakukan vaksinasi. (KS/aly)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share post:

iklan DPRD iklan caleg

Populer

More like this
Related

MXGP 2024 di Kabupaten Sumbawa Batal? Begini Kata Wabup

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com - Wakil Bupati Sumbawa Hj. Dewi...

Masa Jabatan 155 Kades dan 915 BPD di Kabupaten Sumbawa Diperpanjang jadi 8 Tahun

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com - 155 orang kepala desa dan...

Forum PSDAT Kabupaten Sumbawa Dorong Mitigasi dan Adaptasi Perubahan Iklim

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com - Rapat Forum Pengelolaan Sumber Daya...

Buka Pendaftaran Pilkada 2024, Gelora Sumbawa Cari Pasangan BJS

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com - DPD Gelora Sumbawa mengusung Burhanuddun...