Bupati Kedepankan Penyelesaian Damai Sengketa Lahan SP II dan Masyarakat Plampang

Date:

M. Luthfi Maki Kepala Bagian Humas Setda Sumbawa
M. Luthfi Maki
Kepala Bagian Humas Setda Sumbawa

Sumbawa Besar, kabarsumbawa.com –  Bupati Sumbawa menginstruksi segera melalukan langkah-langkah strategis untuk mendamaikan sengketa lahan Ai Ampuk antara masyarakat SP II dan masyarakat Plampang. Masyarakat SP II mengklaim sebagai lahan pertanian, dan masyarakat Plampang mengklaim sebagai LAR – padang penggembalaan. Diketahui sebelumnya, terjadi saling klaim lahan antara ke dua pihak dan menyebabkan penyerangan terhadap personil tim Opgab.

“Instruksi Pak Bupati, Langkah pertama yang akan ditempuh pemerintah adalah mendamaikan kedua pihak yang saling mengklaim lahan tersebut. Karena ini ada permasalahan data, disatu sisi mereka klaim sebagai hak lahan pertanian, dan pihak lain diklaim sebagai lar. Akan undang pihak terkait dalam mendamaikan ini,” kata M. Lutfi Makki, Kabag Humas Setda Sumbawa, kepada wartawan di ruang kerjanya, Rabu (20/12).

Selain itu, Bupati juga menekankan agar proses hukum tetap berjalan apabila dalam persoalan tersebut ditemukan adanya pihak ataupun orang-per orang yang terlilbat. “Kemudian proses hukum harus jalan sesuai dengan perudangan yang berlaku. Tetap mengedepankan keadilan, pihak manapun yang bersalah harus diproses sesuai hukum, agar tidak menimbulkan pencitraan buruk. Terlebih persoalan ini agar jangan mengganggu kondusifitas daerah,” ungkapnya.

Kasat Pol PP melalui Sekretaris, H. Sahabuddin, S.Sos., menuturkan, keberadaan Tim Opgab berada di lokasi sengketa bersama masyarakat Plampang, karena adanya laporan masyarakat. Sehingga ditindaklanjuti setelah adanya perintah usai mengeglar pertemuan.

“Memang lokasi tersebut, telah dipersiapkan untuk menam jagung oleh warga,” katanya.

Sekitar pukul 13.00, Tim Opgab meninggalkan lokasi dan hendak kembali ke Sumbawa Besar melalui SP II. Namun ditengah perjalanan dicegat oleh massa dari SP II kemudian terjadi perdebatan antara masyarakat SP II dengan masyarakat Plampang. Dan didalam perdebatan tersebut terjadi penyerangan terhadap Tim Opgab, yang meyebabkan beberapa orang terluka.

Dengan kejadian tersebut, Tim Opgab memutuskan untuk kembali ke Sumbawa Besar melalui Plampang dan tiba di Puskesmas Plampang sekitar pukul 14.00 wita. (ks/adm)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share post:

iklan DPRD iklan caleg

Populer

More like this
Related

Dua Instruktur BLK Sumbawa Juara KKIN IX Regional Wilayah Barat 3, Satu Tembus Nasional

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com - Prestasi gemilang diraih oleh Dua...

Pelayanan CT Scan RSUD Sumbawa Dialihkan ke RSMA

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com - Pelayanan Computed Tomography Scan atau...

Wabup Beri Penjelasan Kasus Pengadaan Masker yang Seret Namanya

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com - Kasus dugaan korupsi pengadaan masker...

Pemkab Sumbawa Pastikan Pengadaan Lahan Samota Tidak Sia-Sia

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com - Pemerintah Kabupaten Sumbawa telah melakukan...