Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com, – Untuk mewujudkan akuntabilitas dan transparansi di Kabupaten Sumbawa, Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui Bagian Pembangunan Setda Kabupaten Sumbawa, melakukan kerjasama dengan Pemerintah Kota Bandung. Kerjasama tersebut guna lakukan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Penerapan Integrated Resources Management System (IRMS) pada Selasa pagi (14/11/2017) di Aula H. Madilaoe ADT Lantai 3 Kantor Bupati Sumbawa.
Wakil Bupati Sumbawa Drs. H. Mahmud Abdullah sambutanya mengatakan, kegiatan tersebut dapat diterapkan dan diupayakan tahun ini dapat digunakan. “Harapan saya kegiatan ini tidak berhenti sampai disini tetapi harus segera diimplementasikan, bila memungkinkan tahun 2018 mendatang aplikasi ini sudah bisa kita gunakan. Oleh karenanya melalui kesempatan ini saya ingin menyampaikan terima kasih sekaligus memohon bantuan dan dukungan dari semua pihak khususnya kepada Pemerintah Kota Bandung agar seluruh item yang telah disepakati dapat terealisasi dalam waktu sesegera mungkin,” katanya.
Ia menyampaikan, untuk menjamin transparansi, akuntabilitas sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap pengelolaan pemerintahan di Kabupaten Sumbawa, perlu dilakukan pengintegrasian setiap tahapan pelaksanaan program dan kegiatan. Mulai dari perencanaan sampai dengan pelaporan. Sebaba akan memudahkan Aparatur Sipil Negara dalam mengendalikan dan mengkoordinasikan setiap tahapan dalam pelaksanaan program dan kegiatan yang telah direncanakan.
Dicontohkan, kejadian yang terjadi pada awal tahun, yaitu adanya informasi mengenai keberatan dari beberapa pihak akibat tidak mendapatkan pekerjaan karena paket pengadaan langsung yang berada di setiap OPD telah habis terdistribusi. Sementara fakta yang ada paket tersebut masih dalam tahap perencanaan di OPD. Sehingga, hal tersebut sempat menimbulkan salah persepsi di Lingkungan Pemerintah Kabupaten sumbawa terlebih di kalangan pengusaha yang bergerak di bidang pengadaan barang dan jasa. “Dengan adanya aplikasi ini saya berharap hal-hal semacam itu tidak terjadi lagi di masa-masa yang akan datang. Sehingga kita lebih fokus untuk menuntaskan prioritas – prioritas pembangunan lainnya yang telah kita tetapkan bersama,” ujarnya.
Sebelumnya Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kab. Sumbawa Drs. H. Didi Darsani, A.Pt menyampaikan, kegiatan sosialisasi dan bimbingan teknis tersebut dilaksanakan selama 2 hari dari tanggal 14 sampai dengan 15 November 2017 dengan kegiatan utama penyampaian materi, diskusi dan tanya jawab. Peserta bimbingan teknis terdiri dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Pejabat Pengadaan Barang/Jasa dan Penyedia barang/jasa di Kabupaten Sumbawa dengan nara sumber pejabat/staf pengelola e-BIRMS (Bandung Integrated Resources Management System) yaitu sistem pengelolaan daerah yang terintegrasi dari hulu hingga hilir yang diawali dari proses perencanaan pembangunan daerah pelaksanaan anggaran dan pengawasan serta penilaian kinerja.
Asisten juga menyampaikan, kegiatan sosialisasi dan bimbingan teknis tersebut merupakan tindak lanjut dari penandatanganan MoU (Memorandun of Understanding), antara Pemerintah Kabupaten Sumbawa dengan Pemerintah Kota Bandung pada Bulan Juli tahun 2017 yang lalu berkaitan dengan pengembangan smart city, e-government, dan layanan pengadaan barang/jasa pemerintah.
Hadir pada acara tersebut Wakil Bupati Sumbawa, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kab. Sumbawa, Staf Ahli Bupati, pejabat yang mewakili Kepala Kejaksaan Negeri Sumbawa, Pimpinan OPD, para Camat, dan rombongan Pemerintah Kota Bandung. (KS/Adm)