iklan caleg
Politik & Pemerintahan

Pemda Sumbawa Usulkan Penanganan Menyeluruh Drainase Perkotaan ke Pusat

Avatar photo
×

Pemda Sumbawa Usulkan Penanganan Menyeluruh Drainase Perkotaan ke Pusat

Sebarkan artikel ini
Much. Sofyan, S.T

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Kondisi drainase wilayah perkotaan yang tidak befungsi maksimal menyebabkan terjadinya genangan air di jalan saat turun hujan. Kondisi ini menjadi perhatian serius Pemerintah Daerah (Pemda) Sumbawa melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

Kepala Dinas PUPR Sumbawa Much Sofyan, ST menyebutkan, genangan air di jalan saat hujan dikarenakan kondisi penampung sedimentasi yang ada saat ini tidak memadai. Pemerintah daerah telah secara rutin melakukan pemeliharan guna mengurangi durasi genangan.

“Yang bisa dilakukan saat ini hanya meminimalisir genangan yang terjadi melalui kegiatan operasional dan pemeliharaan drainase,” ungkapnya.

Melihat kondisi drainase saat ini lanjut Sofyan, perlu dilakukan penanganan secara menyeluruh. Pihaknya secara intens menyampaikan usulan tersebut kepada pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

“Kewenangan drainase induk ini menjadi kewenangan BWS. Memang sejauh ini kami sudah melakukan pengusulan penanganan drainase perkotaan ke Kementerian PUPR,” jelasnya.

Diakuinya, rencana ini telah masuk ke dalam perencanaan detail masterplan sejak beberapa tahun yang lalu. Bahkan, usulan ini selalu disampaikan setiap tahun dalam kegiatan Musrenbang Kabupaten, Provinsi, maupun Pusat.

Disebutkan, terdapat delapan autlet drainase perkotaan di dalam masterplan yang talah disusun. Sehingga perlu penanganan komprehensif terhadap outlet tersebut untuk menyelesaikan persoalan genangan air hujan di dalam kota.

“Namun memang terkait alokasi dan rencana penganggaran pemerintah pusat dalam waktu dekat ini belum ada prioritas. Hal ini akibat kondisi fiskal yang tidak memungkinkan,” terangnya.

Terkait kebutuhan anggaran untuk perubahan drainase wilayah perkotaan ini tambahnya, pihaknya telah mengusulkan sebesar Rp. 34 miliar kepada Kementerian PUPR. Diharapkan, usulan tersebut dapat segera terealisasi agar kondisi ini tidak menjadi semakin parah. (KS)

iklan caleg

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *