Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumbawa dipastikan tetap berjalan normal pasca-insiden terbakarnya mesin produksi oksigen pada Senin (15/06/2026) malam.
Hal ini disampaikan oleh Direktur RSUD Sumbawa, dr. Mega Harta, MPH., melalui Kabid Penunjang Medis dan Non-Medis, Khairul Alamsyah, pada Selasa (16/06/2026) pagi.
”Pelayanan kesehatan di gedung baru maupun gedung lama tetap berjalan normal,” kata Alam.
Ia menjelaskan bahwa unit mesin yang terbakar tersebut merupakan milik pihak ketiga. Dampak dari insiden ini hanyalah terhentinya produksi oksigen di lokasi untuk sementara waktu.
”Produksi dihentikan sampai pihak ketiga menyatakan siap untuk beroperasi kembali,” ungkapnya.
Untuk mengantisipasi kelangkaan dan mendukung pelayanan rumah sakit, pihak manajemen telah memesan puluhan tabung oksigen tambahan. Saat ini, stok yang tersedia di rumah sakit juga dipastikan masih aman.
”Sebagai langkah antisipasi, kami sudah memesan 50 tabung tambahan. Saat ini stok yang ada masih aman, yaitu sebanyak 47 tabung. Rata-rata pemakaian berkisar antara 15 hingga 20 tabung oksigen per hari, bersifat fluktuatif tergantung pada jumlah pasien,” pungkasnya. (KS)









