Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, membuka Rapat Percepatan Penurunan Stunting di Aula Hotel La Grande pada Kamis (30/7/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Kepala OPD terkait, Direktur RSUD Sumbawa, Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten (atau yang mewakili), jajaran pemerintah kecamatan dan desa/kelurahan se-Kabupaten Sumbawa, para Kepala Puskesmas, dokter, serta Tim Gizi.
Usai membuka Pertemuan Penguatan Jejaring Percepatan Penurunan Stunting tersebut, Wakil Bupati menegaskan bahwa gerakan bersama lintas sektor ini akan mulai dieksekusi secara masif pada bulan Agustus mendatang.
“Hari ini kita memulai pertemuan dengan tim yang sangat lengkap. Gerakan percepatan ini kami buka bersama seluruh elemen,” ujarnya.
Wabup menjelaskan, tim yang dibentuk bertindak secara komprehensif. Penanganan tidak hanya difokuskan pada sektor kesehatan, tetapi melibatkan lintas sektor teknis.
Tim ini melibatkan dokter-dokter yang akan menangani pengobatan secara langsung. Penanganan dilakukan secara utuh, mulai dari asupan gizi, pengobatan, intervensi medik, hingga pelibatan dinas-dinas teknis lainnya,” jelas Ansori.
Dinas teknis yang dimaksud mencakup penyediaan rumah layak huni, program jambanisasi, akses air bersih, hingga edukasi pola hidup sehat.
“Semua akan kita gerakkan bersama. Tim Posyandu, Puskesmas, hingga pemerintah desa dan kelurahan harus bersatu padu,” tambahnya.
Kegiatan tersebut juga dilanjutkan dengan ekspos dan presentasi pemetaan lokus stunting di wilayah Kabupaten Sumbawa.
“Jika semua data sudah terkaver hari ini, kita akan turun ke lapangan bersama-sama sesuai program pemerintah. Penurunan stunting merupakan mandatory (keharusan) yang wajib kita tuntaskan pada periode pemerintahan 2025–2030 dan menjadi salah satu program unggulan,” tegas Wabup.
Ia optimistis target penurunan angka stunting di Kabupaten Sumbawa dapat segera tercapai. Dari posisi saat ini yang berada di kisaran 29%, ia menargetkan penurunan minimal 4% secara bertahap hingga Sumbawa bebas stunting. (KS)









