Politik & Pemerintahan

Pemda Sumbawa Ambil Langkah Hadapi Rencana Pemotongan TKD Tahun 2026

Avatar photo
×

Pemda Sumbawa Ambil Langkah Hadapi Rencana Pemotongan TKD Tahun 2026

Sebarkan artikel ini
Syarafuddin Jarot

Sumbawa Besar, kabarsumbawa.com/ – Pemerintah Kabupaten Sumbawa mengambil langkah penting menghadapi rencana pemangkasan Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) sebesar 30 persen oleh pemerintah pusat.

Bupati Syarafuddin Jarot mengatakan, sebagai tindak lanjut, dirinya bersama para kepala daerah lainnya telah menggelar rapat virtual nasional. Rapat yang diikuti lebih dari seratus kepala daerah ini membahas langkah strategis menyikapi rencana pemangkasan anggaran tersebut.

“Kami bersepakat akan ke Jakarta untuk menyampaikan langsung aspirasi daerah. Salah satu upaya adalah melakukan lobi politik ke Presiden Prabowo Subianto untuk menegosiasikan ulang kebijakan ini,” ujarnya.

Rombongan kepala daerah direncanakan bertemu Presiden dengan harapan rancangan kebijakan pemotongan TKD bisa direvisi. Menurut Bupati, banyak persoalan pembangunan yang memerlukan dukungan penuh dari anggaran pusat. Seperti pengentasan kemiskinan, infrastruktur dasar, hingga layanan kesehatan dan pendidikan.

Bupati menekankan bahwa suara daerah harus menjadi pertimbangan penting dalam setiap kebijakan nasional. Jika pusat tidak peka terhadap realitas di lapangan, maka pembangunan tidak akan merata dan ketimpangan antarwilayah semakin membesar.

“Kita paham situasi fiskal nasional, tapi juga harus dilihat bagaimana kondisi riil di daerah. Jangan sampai kebijakan ini justru melemahkan semangat membangun dari pinggiran, seperti yang selama ini didengungkan,” tandasnya.

Pemkab Sumbawa berharap upaya kolektif ini bisa membuahkan hasil dan pemerintah pusat membuka ruang kompromi agar pembangunan daerah tetap berjalan, meski dalam keterbatasan fiskal nasional. (KS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *