Ikuti OPP, Puluhan CPMI Sumbawa Siap Diberangkan ke Malaysia

Ikuti OPP, Puluhan CPMI Sumbawa Siap Diberangkan ke Malaysia
OPP CPMI Sumbawa Tujuan Malaysia di Aula LLK Sumbawa

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Sebanyak 39 orang Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) asal Kabupaten Sumbawa akan diberangkatkan Malaysia. Sebelum itu, mereka mengikuti Orientasi Pra Pemberangkatan (OPP) di Aula Loka Latihan Kerja (LLK) Sumbawa, Selasa (09/08/2022) pagi.

OPP pertama di Kabupatan Sumbawa ini, dilaksanakan oleh PT. Sukses Mandiri Sejahtera yang difasilitasi oleh LTSA Disnakertrans Sumbawa. Hadir sebagai pemateridari BP3MI NTB. Kegiatan dibuka oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sumbawa diwakili oleh Kepala Bidang Penta Ir. M. Subhan.

R. Joned Raditya Brahmanto Bagian Perlindungan BP3MI Provinsi NTB menjelaskan, OPP merupakan tahap akhir seleksi CPMI sebelum diberangkatkan ke negera penempatan. Tujuan OPP adalah memberikan pemahaman dan informasi kepada CPMI yang telah memenuhi syarat bekerja di luar negeri agar memiliki wawasan tentang negara penempatan.

Adapun beberapa pemahaman yang diberikan kepada CPMI, yakni, tentang perjanjian kerja, peraturan perundang-undangan negera penempatan, budaya dan adat istiadat negera penempatan, dan bahaya narkoba.

Baca juga:  Sumbawa Upayakan Peroleh WTP 10 Kali Berturut-turut

“Jadi kami memiliki tugas untuk memberikan tugas pembekalan akhir bagi CPMI yang akan berangkat ke luar negeri supaya mereka mendapatkan pemahaman apa yang harus dilakukan di negara penempatan. Ini wajib kerena proses resmi. Diakhir nanti kami akan berikan Elektronik Kertu Tenaga Kerja Luar Negeri (E-KTKLN) untuk perlindungan karena di dalam itu ada seluruh data CPMI,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Heri Susanto Kepala Cabang Wilayah NTB PT. Sukses Mandiri Utama menyebutkan, puluhan CPMI asal Sumbawa yang mengikuti OPP ini akan diberangkatkan ke Johor Baru Malaysia untuk bekerja di Kilang Elektro Beyonik sebagai operator produksi dengan kontrak kerja selama 2 tahun dan diberikan gaji sebesar 1.500 Ringgit Malaysia, belum termasuk upah lembur. “Mess ditanggung oleh perusahaan. Nanti juga ada antar jemput dari mess ke tempat kerja,” ungkapnya.

Baca juga:  Songsong MXGP 2022, Bupati Sumbawa Dorong Peningkatan Promosi Desa Wisata

Selain itu, CPMI juga disiapkan asuransi. Dari Indonesia yakni BPJS. Kemudian di daerah penempatan juga ada asurasi yang di cover oleh Pemerintah Malaysia. “Terjamin semuanya karena kita jalur formal,” tandasnya.

Sementara itu, Kabid Penta Disnakertrans Sumbawa Ir. M. Subhan berharap, melaui OPP ini CPMI dapat memahami informasi yang diperlukan nanti di daerah penempatan. Termasuk apa yang menjadi hak dan kewajibannya selama bekerja.

“OPP ini merupakan kewajiban. Hari ini momentum pertama kita melaksanakan. OPP ini punya pesan sendiri yakni pemberian bekal terkait kesiapan terutama mental CPMI untuk bekerja,” ungkpanya.

Melalui kesempatan ini, ia berpesan kepada CPMI agar benar-benar bekerja dengan baik dan sesuai dengan aturan yang berlaku di daerah penempatan. “Anda akan berangkat ke malaysia untuk bekerja dan mendapatkan gaji. Itu perlu diingat, jadi harus bekerja dengan baik,” pesannya. (KS/aly)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.