Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., secara resmi membuka ajang Sumbawa Job Fair 2026, Rabu (28/10/2026). Bursa kerja yang dipusatkan di halaman Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sumbawa tersebut langsung diserbu ratusan pencari kerja.
Kepala Disnakertrans Sumbawa, Khaeruddin, menyampaikan bahwa Sumbawa Job Fair 2026 berlangsung selama dua hari, mulai tanggal 28 hingga 29 Oktober 2026. Sebanyak 19 perusahaan dari berbagai sektor berpartisipasi dengan menyediakan total 282 lowongan pekerjaan. Sektor-sektor tersebut meliputi perbankan, pembiayaan (finance), ritel, perhotelan, jasa kurir, hingga industri pendukung lainnya.
“Awalnya kami kurang percaya diri untuk menggelar job fair ini. Namun di luar dugaan, sebanyak 19 perusahaan bersedia bergabung dan membuka 282 lowongan kerja,” ujar Khaeruddin dalam laporkannya.
Ia menjelaskan, jika dibandingkan dengan total angkatan kerja di Kabupaten Sumbawa yang mencapai sekitar 298.000 orang, jumlah lowongan yang tersedia memang relatif terbatas. Namun, jika ditinjau dari tingkat pengangguran terbuka yang berada di angka 2,7 persen, ketersediaan lowongan ini dinilai cukup signifikan.
“Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Terbukti dari melonjaknya pembuat kartu kuning (AK-1) yang mencapai sekitar 500 orang setelah informasi kegiatan ini disebarluaskan,” tambahnya.
Khaeruddin menegaskan, pihak Disnakertrans hanya bertindak sebagai fasilitator yang mempertemukan pencari kerja dengan pihak perusahaan. Seluruh tahapan seleksi, kriteria, dan keputusan penerimaan sepenuhnya menjadi kewenangan masing-masing perusahaan.
“Kami murni memfasilitasi pertemuan antara para pencari kerja dan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya bursa kerja ini. Menurutnya, kegiatan ini menjadi jembatan penting bagi generasi muda Sumbawa untuk memasuki dunia kerja profesional.
“Melalui job fair ini, peluang besar terbuka bagi generasi muda kita untuk membuktikan kapasitas diri di dunia kerja,” kata Bupati.
Bupati mengimbau para pencari kerja agar memanfaatkan momentum ini secara maksimal. Caranya dengan memindai barcode pada poster resmi kegiatan untuk mempelajari jenis lowongan dan persyaratan, menyiapkan berkas administrasi secara cermat, serta menampilkan performa dan sikap profesional.
Ia juga menekankan bahwa dunia kerja saat ini tidak hanya melihat ijazah formal, tetapi juga menuntut integritas dan keterampilan nonteknis (soft skills).
“Ijazah saja tidak cukup. Pencari kerja harus memiliki kedisiplinan, kejujuran, kemampuan berkomunikasi yang baik, kemauan untuk terus belajar, serta semangat bekerja sama. Bagi yang belum beruntung nanti, jangan berkecil hati. Terus tingkatkan kompetensi dan jangan pernah berhenti mencoba,” imbau Bupati.
Kepada perusahaan peserta, Bupati berharap momentum ini dapat dimanfaatkan untuk mendapatkan sumber daya manusia (SDM) berkualitas sesuai kebutuhan, sekaligus memberikan kesempatan yang adil bagi putra-putri daerah.
Di akhir sambutannya, Bupati menginstruksikan Disnakertrans Sumbawa untuk melakukan pengawasan dan evaluasi pascakegiatan.
“Disnakertrans harus memantau hasil akhirnya, merekap jumlah pencari kerja yang berhasil diserap, serta mengevaluasi kebutuhan kompetensi yang belum terpenuhi agar dampak positif kegiatan ini benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” pungkasnya. (KS)









