iklan caleg
Politik & Pemerintahan

Siapkan Lokasi Khusus Barapan Kebo Sambut Puluhan Kapal Pesiar

Avatar photo
×

Siapkan Lokasi Khusus Barapan Kebo Sambut Puluhan Kapal Pesiar

Sebarkan artikel ini
Tata Kostara

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Sumbawa, Tata Kostara menyebutkan, sepanjang tahun 2026 ini dijadwalkan sebanyak 22 kapal pesiar akan bersandari di Kabupaten Sumbawa.

Menurutnya, jadwal kedatangannya sudah dimulai sejak Januari hingga akhir tahun nanti. Kapal-kapal ini membawa ratusan hingga ribuan wisatawan di setiap kedatangannya.

​Tata melanjutkan, para wisatawan kapal pesiar ini nantinya akan mengunjungi sejumlah destinasi wisata di area dalam kota. Salah satu daya tarik utama yang paling diminati adalah tradisi barapan kebo (balapan kerbau), yang rutin digelar di Desa Jorok dan Desa Pemulang.

​”Saat tiba di Sumbawa, destinasi utama yang mereka cari adalah menikmati barapan kebo. Opsinya kalau tidak kita arahkan ke Pemulang, ya ke Desa Jorok yang memang rutin menggelar tradisi tersebut,” ucapnya.

​Melihat potensi tersebut, Pemerintah Kabupaten Sumbawa kini tengah mengupayakan pembangunan lokasi khusus untuk penyelenggaraan barapan kebo. Langkah ini diambil karena selama ini daerah belum mendapatkan kontribusi optimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari kunjungan wisatawan kapal pesiar tersebut.

​”Yang paling dicari wisatawan itu barapan, makanya kita akan siapkan lokasi khusus. Dengan begitu, wisatawan yang turun dari kapal bisa langsung menuju destinasi tersebut dengan fasilitas yang lebih tertata,” jelas Tata.

​Saat ini, Disparpora tengah berkoordinasi dengan Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) untuk mewujudkan rencana tersebut. Salah satu lokasi yang dinilai paling strategis adalah lahan di belakang Sumer Payung, karena memiliki akses yang sangat dekat dengan dermaga.

​”Wisatawan kapal pesiar ini memiliki waktu yang terbatas di darat, sekitar 1 hingga 2 jam saja. Karena itu, kami berkoordinasi dengan Bapperida untuk membangun lokasi barapan kebo yang dekat dari pelabuhan, karena tradisi inilah yang punya daya tarik terkuat bagi mereka,” pungkasnya. (KS)

iklan caleg

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *