IDEOLOGI PANCASILA DI ERA MILENIAL 

Date:

Penulis: RONI WAHIDURRAMDANI (MAHASISWA PBSI FKIP UNSA )

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Pancasila yang merupakan hasil dari satu kesatuan proses yang di mulai dengan rumusan pancasila yang di pidatokan oleh Ir. Soekarno pada tanggal 1 juni 1945, piagam jakarta tgl 22 juni 1945, dan rumusan final pancasila 18 agustus 1945. Adalah jiwa besar para ulama dan pejuang kemerdekaan dari seluruh pelosok nusantara sehingga kita bisa menbangun kesepakatan bangsa yang mempersatukan kita”.

Pancasila dijadikan pegangan dan prinsip hidup berbangsa bagi generasi Milenial dalam menghadapi derasnya kemajuan teknologi dan berbagai masalah bangsa yang lebih kompleks.Generasi Milenial harus mampu mengamalkan pancasila, Bhineka tunggal ika dan nilai-nilai toleransi bangsa, agar bangsa indonesia ini tetap eksis.Nilai pancasila harus ditanamkan kepada generasi muda sejak dini dikarenakan sangatlah penting agar mengetahui bagaimana menjadi generasi yang baik, bertanggung jawab, selalu menerapkan nilai-nilai ketuhanan,kemanusiaan,persatuan,maupun nilai kerakyatan, karena berdasarkan dengan kehidupan saat ini yang dimana bahwa tantangan penerapan pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Yaitu -Munculnya paham atau pemikiran baru yang bertentangan dengan nilai-nilaidan ideologi pancasila. – Masuknya budaya asing yang mengikis budaya asli indonesia.- Masuknya kebiasaan dan informasi yang tidak sesuai dengan nilai-nilai pancasila. Adapun Tantangan pancasila di era milenial atau era digitalisasi adalah :

Adanya arus globalisasi

Masuknya budaya asing ke indonesia

Penggunaan teknologi yang bebas

Banyak yang tak mempelajari nilai-nilai atau ideologi Pancasila.

Mudahnya menyebarkan hoax dan ujaran kebencial.

Pudarnya kesadaran para pelajar atau menjaga nilai-nilai pancasila.

Penerapan Nilai Pancasila pada generasi Milenial adalah sebagai berikut:

Menjaga toleransi atau saling hormati menghor mati di antara umat beragama agar tercapai kedamaian dan kenyamanan bersama.

Menghargai perbedaan di tengah masyarakat terdiri dari banyak suku, agama, ras, dan adat istiadat (SARA).

Untuk mengimplementasikan nilai-nilai pancasila nilai-nilai pancasila, maka seluruh generasi muda harus:

Bangga menjadi warga negara indonesia

Turut menjadi bagian dari pewaris budaya

Lebih mengenal budaya dari etnik lain

Menguatkan identitas bangsa serta mengaharumkan nama bangsa melalui prestasi.

Tantangan bagi para pelajar dalam menerapkan pancasila

Terlebih di era milenial sekarang ini, di mana laju perkembangan teknologi dan informasi berjalan dengan cepat. Adanya perubahan zaman membuat peluang mengimplementasika pancasila akan berbeda dengan tahun-tahun yang lalu. Peluang pancasila untuk diterapkan dalam era minelia di kehidupan seari-hari, khususnya bagi kalangan pelajar, dapat terwujudnya dalam berbagai hal, seperti menghargai pendapat dan kepribadian masing-masing, baik di dunia nyata maupun di dunia maya (internet).

Pancasila sangat diperlukan pada masa sekarang ini sebagai filter untuk memilih budaya yang dapat diterima dan bermamfaat bagi bangsa dan negara indonesia, selain itu pancasila juga berperan sebagai alat untuk menjaga eksistensi kepribadian bangsa indonesia, karena di era milenial ada batasan-batasan dan ada beberapa peluang pancasila dalam kehidupan sehari-hari , antara lain: – Menyuarakan dana bantuan melalui website.- Menyuarakan Bhineka tunggal ika di media sosial – Menyebarkan bantuan melalui pesan.

Karna mengapa peran pancasila sangat berpengaruh dalam kehidupan di era pesatnya teknologi saat ini di karnakan pancasila dapat membangun karakter positif dalam berperilaku media sosial. Dengan memamfaatkan nilai pancasila dengan kemajuan teknologi dan menjadikan masyarakat lebih bijak dalam bersosial media.

Pancasila berperan sebagai dasar pengembangan ilmu pengetahuan berarti bahwa pancasila merupakan dasar dan pedoman bagi perkembangan iptek. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan betapa pentingnya peran pancasila dalam kemajuan iptek. Memgapa nilai pancasila mulai luntur terutama pada generasi muda karna terdapat beberapa penyebab lunturnya nilai-nilai pancasila antara lain : kurangnya peranan pendidikan agama dalam pembentukan sikap remaja, kurangnya pendidikan pancasila, kurang efektifnya pembinaan moral yang dilakukan oleh lingkungan (orang tua, sekolah maupun masyarakat, penyimpanan nilai-nilai pancasila adalah nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan.

Dari penjelasan di atas, cara menumbuhkan rasa cinta pada ideologi pancasila bersikap toleransi terhadap perbedaan keyakinan. Menghormati kebebasan orang lain dalam beragama dan juga hidup rukun. Saling mencintai sesama manusia tanpa mengindakan perbedaan, baik suku hingga agama. Suatu negara bisa hancur jika tidak memiliki pedoman atau pandangan hidup. Karena negara tersebut tidak memiliki tujuan, visi, misi, dan cita-cita yang ingin diwujudkan bersama. Sehingga masyarakatnya tidak berpegang pada nilai kehidupan dan akhir dapat hancur. Hal ini disebabkan karena ideologi pancasila memiliki nilai-nilai yang meliputi; nilai dasar, nilai instrumental,dan nilai praktis. Selain itu, pancasila bukan merupakan ide baru atau perenungan suatu kelompok atau golongan tertentu, melainkan pancasila berasal dari nilai-nilai yang dimiliki oleh bangsa. (KS)

Artikel ini diterbitkan untuk memenuhi tugas kuliah penulis. Jika ada hal yang ingin ditanyakan berkiatan dengan artikel di atas, silahkan menghubungi penulis melalui nomor kontak berikut ini : +62 838-5250-4783.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share post:

iklan DPRD iklan caleg

Populer

More like this
Related

DISIPLIN POSITIF MULAI DARI RUMAH HINGGA KE SEKOLAH

Penulis : Nasruddin, S.HI - Mahasiswa Program Pascasarjana Manajemen...

PERAN GURU UNTUK SISWA DI ERA REVOLUSI INDUSTRI

Oleh : Riska Harmelia – Mahasiswa Semester III Pendidikan...

Problem Based Blended Learning sebagai Bentuk Implementasi Pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka

Oleh : Fahmi Yahya - Dosen Pendidikan Fisika Universitas Samawa, Mahasiswa...

PARADIGMA PENDIDIKAN PROGRESIF PROFETIK SEBAGAI PILAR PENDIDIKAN BERPENCIRI DALAM MENGHADAPI TANTANGAN PENDIDIKAN GLOBAL

OLEH: SYAIFULLAH, S.Ag - Mahasiswa Program Pascasarjan Manajemen Inovasi...