Ratusan Wabin Lapas Sumbawa Tidak Bisa Gunakan Hak Pilihnya

Date:

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Ratusan Warga Binaan (wabin) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Kabupaten Sumbawa, tidak dapat menyalurkan hak pilihnya pada pemilihan umum 17 Arpil ini.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kelapa Lapas Kelas II A Kabupaten Sumbawa, H. Lalu Jumaidi, kepada media, Rabu (17/04/2019) di ruang kerjanya.

Diterangkan, pelaksanaan pemilihan Presiden dan legislatif di lapas Sumbawa Besar, di dua TPS yang tersedia, dengan isi hunian sebanyak 548 orang. Dari jumlah warga binaan kata dia, KPU setempat menetapkan sebanyak 346 warga binaan dalam bentuk DPT, DPT-b, dan DPK, sehingga tersisa sebanyak 202 orang warga binaan tidak bisa menggunakan hak pilihnya.

Sebelumnya kata dia, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan KPU dan Disdukcapil setempat sejak 5 bulan lalu. Dimana pihaknya setiap hari melakukan update data warga binaan dan diserahkan ke KPU dan Disdukcapil.

“Setiap hari kami melakukan update data yang kami serahkan ke KPUD dan Dukcapil untuk terus dilakukan update. Karena lapas ini isinya berubah ubah setiap harinya. Bisa hari ini bebas 5 orang, besok masuk lagi 10 orang. Sehingga update data warga binaan kami update setiap hari, dan setiap hari kami koordinasi dengan KPUD dan Dukcapil,”terangnya.

Lanjutnya, beberapa hari sebelum hari pencoblosa juga dilakukan perekaman oleh Dukcapil, namun hingga tadi malam (Selasa Malam) KTP-nya belum tercetak, sehingga pihaknya berinisiatif meminta Surat Keterangan (Suket) kepada Dukcapil setempat, namun juga tidak terealisasikan.
“Tarkhir kamarin dilakukan perekaman KTP oleh Dukcapil, tapi kenyataannya sampai hari ini tidak berhasil tercetak, kemudian kami minta suket, tapi itu juga tidak direalisasikan oleh Dukcapil, sehingga 202 orang hari ini tidak mendapatkan hak menyalurkan pilihannya dalam pesta demokrasi. Yang 202 itu tidak punya surat keterangan, mereka bersal dari luar Sumbawa,” pungkasnya.

Terpisah, Ketua Devisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Sumbawa, Muhammad Kaniti, yang dihubungi media ini via Whatsapp., mengatakan, KPU mengapresiasi upaya proaktif pihak Lapas Sumbawa yang telah berkali-kali melakukan koordinasi dengan KPU.

Menurutnya, KPU sudah maksimal memenuhi hak pilih masyarakat khususnya warga binaan Lapas, namun berdasarkan regulasi yang ada kata Ken, bahwa ketika tidak ada data pemilih yang lengkap, misalkan KTP, maka pihaknya tidak bisa melayaninya.

Lanjut Ken, Berdasarkan data yang diserahkan oleh pihak Lapas Sumbawa yanki sebanyak 548 orang, KPU hanya menetapkan sebanyak 346 orang yang dapat menggunakan hak pilihnya. Sebab selebihnya tidak memiliki data atau identitas yang jelas.

“Karena hasil pencermatan KPU berdasarkan nama-nama yang diajukan untuk diurus wajib pilih oleh Lapas, mereka tidak memilili identitas. Kami sudah mencermati nama-nama yang diajukan tersebut. Data mereka sudah kami pegang,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sumbawa, Ir. H. Zulqifli., dikonfirmasi via Whatsapp mengatakan, terkait hal tersebut, pihaknya telah melakukan pelayanan dengan makasimal. Bahkan pihaknya tetap membuka pelayanan perekamandi hari pencoblosan hingga pukul 13.00 wita.

“yang jelas kami sudah melakukannya semaksimal mungkin. Tadi (hari pencoblosan) petugas Dukcapil lakukan pelayanan sampai jam 13.00 Wita,” pungkasnya. (KS/aly)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share post:

iklan DPRD iklan caleg

Populer

More like this
Related

PAN Sudah Sampaikan Usulan Pasangan Jarot – Fachry ke DPP

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com - DPD PAN Kabupaten Sumbawa menerima...

Dr. Zul Sebut Tinggi Potensi Kemenangan dengan Suhaili

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com - Mantan Gubernur NTB Dr. Zulkieflimasyah...

Daftar ke PKB, Sudirman : Bukan Sekedar Simbol

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com - Selasa 14 Mei 2024 sekitar...

Paket DETA Pertama Serahkan Berkas Pendaftaran ke PKB

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com - Hj. Dewi Noviany, S.Pd., M.Pd.,...