Registrasi Akun SSCN Gagal, Segera Lapor ke Disdukcapil

Date:

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Nomor Kartu Keluarga, menjadi syarat untuk melakukan registrasi akun hingga mencetak kartu SSCN bagi peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2018.

Namun beberapa dari calon peserta CPNS tahun 2018 gagal melakukan registrasi akun SSCN dikarenakan NIK dengan Nomor KK tidak sesuai.

Baca juga:  Pimpin Apel di RSUD Sumbawa, Sekda : Wujudkan Senyum Salam Sapa

Menyikapi hal tersebut, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sumbawa Ir H Zulqifli, yang ditemui di ruang kerjanya, Selasa (02/10/2018) mengatakan, bagi peserta yang gagal melakukan registrasi akun SSCN dikarenakan NIK dan nomor KK tidak sesaui sehingga ditolak oleh system, untuk segera melaporkannya ke Disdukcapil setempat, untuk dilakukan konsolidasi data kependudukannya, dengan membawa Kartu Keluarga (KK), kemudian akan dilakukan konsolidasi selama 3 jam, dan paling lama 24 jam.

Baca juga:  Pimpin Apel di RSUD Sumbawa, Sekda : Wujudkan Senyum Salam Sapa

“Cara memecahkan masalah itu, masyarakat bisa datang ke Disdukcapil untuk melakukan konsolidasi data kependudukannya dengan membawa Kartu Keluarga (KK) kemudian konsolidasinya memakan waktu sekitar tiga jam dan paling lama 24 jam,” jelasnya. (KS/aly)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share post:

iklan DPRD iklan caleg

Populer

More like this
Related

Pimpin Apel di RSUD Sumbawa, Sekda : Wujudkan Senyum Salam Sapa

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Sumbawa, Dr....

Dua Instruktur BLK Sumbawa Juara KKIN IX Regional Wilayah Barat 3, Satu Tembus Nasional

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com - Prestasi gemilang diraih oleh Dua...

Pelayanan CT Scan RSUD Sumbawa Dialihkan ke RSMA

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com - Pelayanan Computed Tomography Scan atau...

Wabup Beri Penjelasan Kasus Pengadaan Masker yang Seret Namanya

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com - Kasus dugaan korupsi pengadaan masker...