Sumbawa Besar, Kabar Sumbawa—Anggota DPD RI, Hj. Baiq Diyah Ganefi, SH dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Sumbawa melakukan tatap muka dengan Wakil Bupati Sumbawa, sejumlah pimpinan SKPD dan organisasi wanita di Wisma Deerah Kamis, 24 Maret 2016.
Ditemui disela kegiatan kunjungan kerjanya di Kabupaten Sumbawa, Hj. Baiq Diyah +Ganefi menjelaskan, dari beberapa masukan dan aspirasi yang disampaikan terdapat bebeberapa persolan yang menjadi sorotan. Seperti pengelolaan dana Coorporate Social Responsibility (CSR) yang semestinya dimasukkan dalam kas daerah. Tidak dalam bentuk usulan pengajuan pembangunan yang disampaikan kepada perusahaan pemberi CSR.
Dikatakan, pada daerah-daerah tambang terkadang pemerintah setempat tidak memahami berapa besar dana CSR yang diberikan oleh perusahaan, pihaknya juga mendengar adanya dana CSR dimasukkan dalam satu program. Dikhawatirkan ini akan terjadi tumpang tindih dengan program yang dilaksanakan oleh kabupaten/kota. “Sayang kalau dijadikan satu dan inilah yang nantinya bisa dimasukkan dalam kas daerah melalui APBD, agar pengalokasiannya lebih optimal dan tidak mubasir,” ujarnya.
Persoalan lainnya adalah belum optimalnya pengelolaan berbagai obyek wisata yang ada di Kabupaten Sumbawa. Langkah promosi yang lemah, juga terbatasnya anggaran untuk pengembangan obyek-obyek yang ada. Salah satunya yakni potensi Pulau Moyo yang terkesan masih eksklusive. Dengan membangun infrastruktur pendukung dan ditunjang aspek keamanan.
Hal lain yang disoroti yakni rencana renovasi Rumah Sakit Umum Daerah Sumbawa dan pelayanan BPJS yang belum dipahami benar oleh masyarakat tentang mekanisme dan peruntukannya. (KS/YD)