Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa memperkuat pengamanan cagar budaya untuk mengantisipasi potensi kebakaran di musim kemarau.
Langkah ini dilakukan dengan memasang Alat Pemadam Api Ringan (APAR) serta CCTV, yang diprioritaskan pada cagar budaya berbentuk bangunan resmi seperti Istana Dalam Loka dan Bala Kuning.
Kabid Kebudayaan Dikbud Sumbawa, Sutan Syahril, menjelaskan bahwa penyediaan fasilitas pengamanan dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran dan prioritas status penetapan cagar budaya berdasarkan UU Nomor 11 Tahun 2010.
“Kita akui memang penyediaan alat-alat tersebut belum semuanya kepada cagar budaya yang sudah ditetapkan. Tapi kita akan upayakan untuk cagar budaya yang berbentuk bangunan,” ungkapnya.
Selain pengawasan teknologi, Pemkab Sumbawa mengandalkan juru pelihara untuk meningkatkan kewaspadaan, termasuk mengawasi pengunjung agar tidak membuang puntung rokok sembarangan.
“Mengingat saat ini musim kemarau sangat rentan terjadi kebakaran. Jadi sekecil apapun kita haris minimalisir risiko kebakaran,” tukasnya.
Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian situs sejarah dari ancaman kebakaran dan kerusakan.









