Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Pelaksanaan Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat Tahun 2026 jenjang SMP telah berakhir.
Dari sejumlah cabang lomba yang diikuti, Kabupaten Sumbawa berhasil meraih Juara II pada cabang Pantomim dan Menulis Cerita, Juara Harapan I pada Menyanyi Solo, Juara Harapan II pada Kreativitas Musik Tradisional dan Ilustrasi, serta Juara Harapan III pada Tari Kreasi.
Meskipun berhasil memperoleh sejumlah penghargaan, pada penyelenggaraan tahun ini belum ada peserta Kabupaten Sumbawa yang lolos mewakili Provinsi Nusa Tenggara Barat ke tingkat nasional.
Kondisi tersebut menjadi momentum untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pembinaan talenta seni di Kabupaten Sumbawa.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa melalui Kepala Bidang Pembinaan SMP, Junaidi, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa hasil tahun ini harus menjadi titik balik untuk memperkuat pembinaan talenta muda di bidang seni.
Menurutnya, Kabupaten Sumbawa memiliki potensi peserta didik yang luar biasa dan tidak kalah dengan daerah lain.
“Yang perlu diperkuat adalah sistem pembinaan yang berkelanjutan, dimulai dari proses identifikasi bakat, pembinaan yang konsisten, hingga pendampingan yang lebih terarah dalam menghadapi kompetisi,” jelasnya.
Lebih lanjut disampaikan bahwa keberhasilan pembinaan talenta seni merupakan tanggung jawab kolektif. Sekolah perlu membuka diri untuk membangun kemitraan dengan sanggar seni, komunitas seni, seniman, budayawan, maupun individu-individu yang memiliki kompetensi di bidang seni.
Kolaborasi tersebut akan memperkaya pengalaman belajar peserta didik sekaligus memperkuat ekosistem pembinaan talenta seni di Kabupaten Sumbawa.
“Dengan mengoptimalkan potensi para penggiat seni yang ada di masyarakat, diharapkan lahir lebih banyak talenta muda yang mampu berprestasi dan bersaing hingga tingkat nasional,” tukasnya.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta didik, guru pembimbing, kepala sekolah, orang tua, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam FLS3N Tahun 2026.
“Capaian yang diraih merupakan hasil kerja keras yang patut dihargai, sekaligus menjadi motivasi untuk melakukan pembenahan secara bersama,” ungkapnya.
Dengan semangat kolaborasi, komitmen seluruh pemangku kepentingan, dan penguatan pembinaan talenta muda seni, Kabupaten Sumbawa optimistis mampu melahirkan generasi seniman muda yang lebih kompetitif dan kembali mengantarkan daerah ini tampil hingga tingkat nasional. (KS)









