iklan caleg
Politik & Pemerintahan

Sambut Tim KSP dan Kementerian PKP, Wabup Sumbawa Bahas Penataan Kawasan Kumuh

Avatar photo
×

Sambut Tim KSP dan Kementerian PKP, Wabup Sumbawa Bahas Penataan Kawasan Kumuh

Sebarkan artikel ini

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com — Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, membuka Rapat Koordinasi dan Verifikasi Lapangan Bidang Perumahan dan Permukiman di Ruang Rapat H. Hasan Usman, Kantor Bupati Sumbawa, Selasa (28/7/2026).

​Pertemuan ini dihadiri oleh Plt. Deputi IV Kepala Staf Kepresidenan (KSP) RI, Fadjar Dwi Wisnuwardhani, beserta rombongan, Asisten Deputi Peningkatan Akses Perumahan Kemenko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Nusa Tenggara I, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Sumbawa; serta para Kepala OPD terkait.

​Dalam sambutannya, Wabup menyambut hangat kedatangan tim pusat dan memaparkan kondisi riil Kabupaten Sumbawa. Ia menyoroti luasnya wilayah dan jumlah penduduk Sumbawa yang masih diwarnai tingkat kesenjangan cukup tinggi.

​”Masih banyak warga kami yang tinggal di rumah tidak permanen, rumah panggung bambu, bahkan menumpang di tanah orang lain. Kawasan-kawasan ini kalau tidak kita bantu, tidak akan pernah berubah,” tegas Mohamad Ansori.

​Ia mencontohkan keberhasilan penataan Pulau Bungin yang dahulu dikenal sebagai pulau terpadat di dunia dengan kondisi kumuh, kini jauh lebih tertata setelah mendapat intervensi program perumahan dari pemerintah.

​Wabup berharap tim verifikasi tidak hanya menyasar lokasi yang sudah terdata, tetapi juga menyisir kawasan kumuh lain yang belum terinventarisasi. Menurutnya, penataan permukiman ini berkaitan erat dengan program percepatan pengentasan stunting dan kemiskinan ekstrem di daerah.

​Sementara itu, Plt. Deputi IV KSP, Fadjar Dwi Wisnuwardhani, menyampaikan bahwa kunjungan kerja ini merupakan bentuk pengawalan terhadap program strategis nasional, khususnya Asta Cita Presiden Nomor 6 mengenai pembangunan dari desa.

​”Kami ingin melihat langsung bagaimana program Asta Cita nomor 6 ini berjalan di lapangan. Tugas KSP adalah melakukan monitoring serta koordinasi vertikal dan horizontal agar program pusat tidak berhenti di atas kertas,” ujar Fadjar.

​Fadjar menambahkan, revitalisasi kawasan kumuh bertujuan untuk memastikan masyarakat mendapatkan hak atas tempat tinggal yang layak dan sehat. Ia juga meminta masukan kritis serta dukungan dari Pemkab maupun masyarakat Sumbawa demi perbaikan program ke depan.

​”Kami sangat mengharapkan masukan, koreksi, dan arahan dari daerah agar perbaikan kualitas hidup masyarakat Sumbawa bisa terealisasi lebih baik,” pungkasnya.

​Usai rapat koordinasi, kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan dan verifikasi lapangan secara langsung ke sejumlah titik kawasan permukiman kumuh di Kabupaten Sumbawa. (KS)

iklan caleg

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *