Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) khususnya generasi muda untuk menghadapi dunia kerja dunia industri.
Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) yang digelar oleh UPT Balai Latihan Kerja (BLK) setempat menjadi langkah nyata dilakukan oleh pemerintah daerah.
Bertempat di Aula BLK Sumbawa, Bupati Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., membuka secara resmi secara resmi pelatihan yang diikuti oleh 48 orang peserta dari seluruh kecamatan.
Menurut bupati, pelatihan ini merupakan wujud nyata visi Sumbawa Unggul, Maju, dan Sejahtera, khususnya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan nonformal dan pelatihan kerja.
“Ditengah persaingan dunia kerja yang semakin kompetitif, dunia industri tidak hanya membutuhkan ijazah, tetapi juga keterampilan, sertifikasi kompetensi, karakter, dan etos kerja yang baik,” kata bupati.
Guna menunjang peningkatan kompetensi SDM, Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus memperkuat peran UPT BLK, termasuk melalui rencana peningkatan fasilitas bekerja sama dengan PT Amman Mineral Nusa Tenggara.
“Kedepan, pemerintah akan memperluas kemitraan dengan berbagai industri agar semakin banyak putra-putri Sumbawa memiliki kompetensi, terserap di dunia kerja, bahkan mampu menciptakan lapangan pekerjaan sendiri,” tegas Jarot.
Terkait pelaksanaan kegiatan ini, haji Jaror berpesan agar para peseta memanfaatkan
kesempatan ini sebaik-baiknya dengan belajar secara sungguh-sungguh, disiplin, ikhlas, dan terus membangun karakter.
Menurutnya, keberhasilan seseorang tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis, tetapi juga oleh semangat, kerja keras, integritas, dan kemauan untuk terus belajar.
“Bagi peserta yang telah lolos seleksi, ini adalah awal perjalanan menuju masa depan yang lebih baik. Setelah memiliki kompetensi dan sertifikasi, manfaatkan bekal tersebut untuk bekerja di perusahaan-perusahaan besar atau bahkan menciptakan lapangan kerja sendiri melalui usaha yang mandiri,” tukasnya.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sumbawa, H. Khaeruddin, S.E., M.Si., menyebutkan, puluhan peserta tersebut merupakan hasil seleksi yang telah dilaksanakan sebelumnya dengan total 200 orang pendaftar.
Disampaikan, terdapat tiga kejuruan yang dibuka meliputi Teknisi AC Residential, Pipe Welder SMAW 6G Uphill/HLO-45, dan Operator Track Excavator, dengan masing-masing kelas diikuti oleh 16 peserta.
Setelah pelatihan ini lanjutnya, seluruh peserta yang dinyatakan lulus akan memperoleh Sertifikat Pelatihan dari BLK dan Sertifikat Kompetensi BNSP yang dibiayai pemerintah sebagai pengakuan kompetensi secara nasional..
Selain tiga kejuruan yang dibuka saat ini, Disnakertrans juga akan menyelenggarakan pelatihan lanjutan di bidang barista, desain grafis, instalasi listrik, dan mekanik.
Diharapkab, pelatihan ini menjadi salah satu langkah nyata Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam menyiapkan generasi muda yang memiliki keterampilan sesuai kebutuhan industri, sehingga mampu meningkatkan daya saing tenaga kerja sekaligus mendukung terwujudnya Sumbawa yang unggul, maju, dan sejahtera.
Sebagai simbol dimulainya pelatihan, Bupati Sumbawa didampingi Sekretaris Daerah dan Kepala Disnakertrans Kabupaten Sumbawa melakukan pengalungan tanda peserta kepada perwakilan peserta pelatihan. (KS)









