iklan caleg
Politik & Pemerintahan

Pemkab Sumbawa Fasilitasi Penyaluran Bantuan ATENSI Kemensos

Avatar photo
×

Pemkab Sumbawa Fasilitasi Penyaluran Bantuan ATENSI Kemensos

Sebarkan artikel ini

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui Dinas Sosial kembali menunjukkan komitmennya dalam memperhatikan kesejahteraan masyarakat. Kali ini, Pemkab Sumbawa memfasilitasi penyaluran Bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) dari Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) untuk kelompok rentan.

​Bantuan bernilai total Rp485.187.680 tersebut disalurkan melalui Sentra Paramitra dan menyasar lebih dari 100 penerima manfaat yang tersebar di berbagai wilayah kecamatan, seperti Kecamatan Labuhan Badas, Alas, Moyo Hulu, Moyo Hilir, Empang, Tarano, dan wilayah sekitarnya.

​Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa, Nur Isna Sitoresmi, S.Sos., M.Si., menyatakan bahwa program ini merupakan langkah strategis pemerintah dalam memperkuat jaring pengaman perlindungan sosial.

​”Bantuan yang disalurkan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing penerima manfaat agar dapat dimanfaatkan secara optimal dan tepat sasaran. Ini adalah wujud komitmen kami melalui pendekatan by name by address,” ujar Nur Isna.

​Sasar Lansia hingga Disabilitas dengan Bantuan Produktif

​Sebagai informasi, Program ATENSI merupakan layanan rehabilitasi sosial komprehensif yang dirancang untuk penyandang disabilitas, lanjut usia (lansia), serta kelompok rentan lainnya. Berbeda dari bantuan konvensional, bantuan ini mencakup aspek pemenuhan hidup dasar hingga kemandirian ekonomi.

​Adapun jenis bantuan yang disalurkan meliputi:

​Kebutuhan Dasar & Nutrisi: Paket nutrisi spesifik untuk anak penyandang disabilitas dan kelompok rentan. Alat Bantu Aksesibilitas: Sarana penunjang mobilitas bagi penyandang disabilitas dan lansia. Sarana Usaha Produktif: Stimulus modal dan alat kerja seperti peralatan bengkel, mesin jahit, hingga perlengkapan warung sembako.

​Demi memastikan bantuan jatuh ke tangan yang berhak, Nur Isna menjelaskan bahwa seluruh penerima manfaat telah melewati proses verifikasi dan validasi data yang ketat di tingkat bawah. Proses ini melibatkan Pemerintah Desa, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), serta pendamping Program Keluarga Harapan (PKH).

​Ia juga mengingatkan masyarakat bahwa sistem data kemiskinan saat ini telah terintegrasi dan mengalami pemutakhiran berkala secara otomatis.

​”Apabila ditemukan penerima yang tidak lagi memenuhi kriteria—misalnya berdasarkan hasil pemadanan data terbaru ekonominya dinilai sudah mampu—maka status kepesertaannya akan dihentikan secara otomatis sesuai ketentuan yang berlaku,” jelasnya secara tegas.

​Di akhir keterangannya, pihak Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa berharap agar stimulus ini menjadi titik balik bagi keluarga penerima manfaat untuk meningkatkan kemandirian ekonomi mereka. Pemkab Sumbawa juga memastikan akan terus mempererat sinergi dengan Kemensos RI agar jangkauan perlindungan sosial di Bumi Sabalong Samawa semakin luas dan merata. (KS)

iklan caleg

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *