iklan caleg
PendidikanPolitik & Pemerintahan

Pusat Penguatan Karakter Kemendikdasmen Laksanakan Pendampingan MPLS Ramah di Kabupaten Sumbawa

Avatar photo
×

Pusat Penguatan Karakter Kemendikdasmen Laksanakan Pendampingan MPLS Ramah di Kabupaten Sumbawa

Sebarkan artikel ini
Ridwan, S.Pd

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah merupakan kegiatan awal bagi murid baru untuk beradaptasi dengan lingkungan satuan pendidikan melalui kegiatan yang aman, nyaman, inklusif, dan menyenangkan.

Dalam rangka memastikan pelaksanaan MPLS Ramah Tahun 2026 berjalan sesuai ketentuan yang mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 12 Tahun 2026, Keputusan Menteri Nomor 198 Tahun 2026, serta Buku Rujukan Pelaksanaan MPLS Ramah Tahun 2026, Pusat Penguatan Karakter Kemendikdasmen akan melaksanakan kegiatan pendampingan dan pemantauan implementasi di Kabupaten Sumbawa pada 13–14 Juli 2026.

Rangkaian kegiatan pendampingan tersebut akan dimulai pada hari Senin, 13 Juli 2026, yang ditandai dengan upacara bendera di masing-masing satuan pendidikan lokasi pendampingan sebagai tanda dimulainya MPLS Ramah di Kabupaten Sumbawa. Dalam upacara tersebut, para pejabat dari Kemendikdasmen akan bertindak langsung selaku pembina upacara. Di TK Negeri Pembina Sumbawa, Agus Mohamad Solihin, S.E., M.Pd. Selanjutnya, di SDN 6 Sumbawa Besar, Prof. Maila Dinia Husni Rahiem, M.A., Ph.D. (Staf Khusus Menteri Bidang Pengembangan STEM dan Kompetensi Guru). Sementara di SMPN 1 Labuhan Badas, bertindak sebagai pembina upacara Prof. Dr. H. Biyanto, M.Ag. (Staf Ahli Menteri Bidang Regulasi dan Hubungan Antar Lembaga).

Plh. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa yang juga menjabat sebagai Sekretaris Dinas, Ridwan, S.Pd., menegaskan komitmen jajarannya dalam menyukseskan pendampingan ini. “Untuk mendukung kelancaran kegiatan, kami telah berbagi tugas melakukan pendampingan sesuai dengan titik lokasi yang dikunjungi oleh tim dari Kemendikdasmen. Kami telah menugaskan para kepala bidang untuk mendampingi di setiap lokasi, baik di SMPN 1 Labuhan Badas, SDN 6 Sumbawa, maupun TK Negeri Pembina Sumbawa, guna memastikan implementasi program berjalan sesuai arahan dan optimal di lapangan,” ungkap beliau.

“Kami berharap kunjungan dari Kemendikdasmen melalui Puspeka tahun ini menjadi spirit bagi seluruh jajaran pendidikan untuk melakukan transformasi menjadikan pendidikan Sumbawa yang unggul dan maju,” ungkap beliau.

Komitmen ini selaras dengan upaya pemerintah daerah dalam memperkuat tata kelola pendidikan di seluruh wilayah. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa memandang kehadiran tim pendamping dari pusat sebagai momentum untuk memperkuat sinergi antara kebijakan nasional dan implementasi di tingkat satuan pendidikan guna menjamin kualitas pembelajaran yang konsisten bagi seluruh murid.

Selain itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa juga telah menerbitkan panduan teknis untuk memberikan arahan mengenai pelaksanaan MPLS di seluruh satuan pendidikan. Edaran tersebut menggariskan dasar hukum pelaksanaan MPLS, kewajiban kepala satuan pendidikan dalam menjamin keberlangsungan kegiatan, serta penegasan mengenai batasan etika. Pihak dinas menegaskan larangan keras terhadap tindakan perploncoan dalam bentuk apa pun dan melarang keterlibatan alumni selama pelaksanaan MPLS guna memastikan fokus kegiatan tetap pada adaptasi murid baru. Selain itu, ditegaskan pula bahwa tidak diperkenankan adanya pungutan dalam bentuk apa pun yang membebani orang tua murid selama rangkaian MPLS berlangsung.

Ridwan, S.Pd. menyatakan bahwa edaran ini merupakan langkah preventif untuk menciptakan ekosistem sekolah yang positif. “Kami memastikan setiap sekolah memahami bahwa MPLS harus menjadi pengalaman yang menyenangkan tanpa diskriminasi maupun tekanan fisik dan mental,” pungkasnya. (KS)

iklan caleg

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *