Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa, H. Sarip Hidayat, SKM., MPH., mengatakan, berdasarkan hasil kajian yang dipaparkan dalam kegiatan Aksi 1 Analisis Situasi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2026, diketahui sebaran frekuensi stunting berada di seluruh desa di Kabupaten Sumbawa.
“Sebaran daripada stunting itu sendiri berada di semua desa. Data sebaran ini penting agar penanganan bisa tepat sasaran. Apa yang menjadi PR (pekerjaan rumah) hari ini untuk dieksekusi, termasuk informasi ke masyarakat, tentunya nanti akan kita ekspos dan bahas lebih dalam di Aksi 2,” jelas Sarip Hidayat.
Dikatakan, pada tahapan Aksi 2 mendatang, setiap lintas sektor diminta aktif memaparkan program kerjanya masing-masing, baik yang sudah berjalan maupun yang akan direncanakan untuk mendukung pencegahan dan pengendalian stunting.
“Mudah-mudahan apa yang sudah kita dapatkan hari ini, apa yang menjadi kesepakatan kita hari ini, bisa membawa berkah untuk kita semua dan bermanfaat bagi masyarakat,” pungkas Kadinkes.
Ditegaskan, Pemkab Sumbawa telah menetapkan daftar wilayah yang menjadi fokus penanganan Tahun 2026 yakni Kecamatan Moyo Utara meliputi Desa Pungkit dan Desa Penyaring Kecamatan Lunyuk di Desa Emmang Lestari dan Desa Padasuka.
Kemudian, Kecamatan Sumbawa di Kelurahan Brang Biji dan Kelurahan Uma Sima. Kecamatan Labuhan Badas di Desa Labuan Aji, Kecamatan Batu Lanteh di Desa Baturotok, Kecamatan Labangka di Desa Sukamulya dan Desa Labangka, serta Kecamatan Tarano di Desa Labuhan Jambu.
Sementara itu, dari hasil Pra-Aksi 1, pemerintah juga telah memetakan Rencana Desa Lokus Stunting Tahun 2027 meliputi Kecamatan Labuhan Badas di Desa Labuhan Haji dan Desa Labuhan Sumbawa. Kecamatan Plampang di Desa Teluk Santong dan Desa Usar.
Selanjutnya, Kecamatan Batu Lanteh di Desa Baturotok, Kecamatan Lenangguar di Desa Lenangguar, Kecamatan Sumbawa di Kelurahan Brang Biji, Kecamatan Lunyuk di Desa Padasuka, serta Kecamatan Utan di Desa Jorok.
Dengan pemetaan yang matang sejak dini, jajaran Pemkab Sumbawa berharap konvergensi antar-OPD berjalan maksimal demi mewujudkan generasi Sumbawa yang sehat, cerdas, dan bebas stunting. (KS)









