DPKS dan DPRD Bahas Masalah Pendidikan di Kabupaten Sumbawa

Date:

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Kompleksnya permasalahan pendidikan di Kabupaten Sumbawa, mengharuskan sejumlah pihak bersinergi untuk menanganinya. Sebab persoalan pendidikan bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata, namun semua elemen harus ikut berkonstribusi. Karena itulah pengurus Dewan Pendidikan Kabupaten Sumbawa (DPKS) periode 2023—2028 beraudiensi dengan Ketua DPRD Sumbawa, Abdul Rafiq, Jumat (17/3/2023).

Bertempat di ruang kerjanya, Ketua DPRD didampingi Sekretaris DPRD, Ir. A. Yani menyambut hangat kehadiran Ketua Dewan Pendidikan, Jamhur Husain beserta jajarannya.

Dalam kesempatan itu, Ketua Dewan Pendidikan yang akrab disapa JH menyampaikan beberapa program kerja, dan apa yang sudah dilakukan pasca dilantik 1 Maret 2023 lalu. Untuk melaksanakan program kerja tersebut secara maksimal, Dewan Pendidikan sangat membutuhkan kerjasama dengan DPRD Kabupaten Sumbawa.

“Yang tergabung dalam Dewan Pendidikan Sumbawa ini dari beragam dari latar belakang. Meski serba terbatas, baik personil, sarana prasarana, maupun anggaran, namun Dewan Pendidikan Kabupaten Sumbawa paling eksis dibandingkan dengan Dewan Pendidikan kabupaten/kota lain di NTB,” kata JH yang sudah menjabat ketua DPKS untuk periode kedua.

Baca juga:  Buka Pendaftaran Pilkada 2024, Gelora Sumbawa Cari Pasangan BJS

Ditambahkan Sekretaris DPKS, Zainuddin, meski belum genap sebulan dilantik Bupati Sumbawa, namun pihaknya sudah menerima banyak persoalan pendidikan yang harus segera dituntaskan pemerintah. Mulai dari degradasi moral anak didik, tidak meratanya distribusi tenaga kependidikan, terbatas dan rusaknya sarana pendidikan, hingga persoalan tenaga kependidikan dari PPPK. Keluhan dan aspirasi ini diterima DPKS secara beruntun. Ini membuktikan antusiasnya masyarakat terhadap keberadaan DPKS yang diharapkan mampu menjadi mediator antara mereka dengan pemerintah. Untuk menindaklanjuti aspirasi tersebut, anggota DPKS membagi zona untuk menyiasati jumlah anggota yang hanya 11 orang.

Baca juga:  MXGP 2024 di Kabupaten Sumbawa Batal? Begini Kata Wabup

“Kami berusaha maksimal untuk merespon aspirasi mereka, meski DPKS bukan sebagai lembaga eksekutor,” imbuhnya.

Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Abdul Rafiq mengapresiasi keberadaan Dewan Pendidikan. Sebab Ia meyakini keberadaan lembaga tersebut akan berkonstribusi dalam memajukan pendidikan di daerah ini. Dengan banyaknya unsur yang terlibat, maka permasalahan pendidikan di daerah ini akan tertangani dengan baik. Ia berharap DPRD dan Dewan Pendidikan dapat bersinergi.

“Kami akan memberikan dukungan agar kerja-kerja Dewan Pendidikan berjalan maksimal,” pungkasnya.

Hadir dari Dewan Pendidikan selain Ketua dan Sekretaris, juga sejumlah anggota yakni Erma Suryani M.Pd, Dr. Umar, Junaida Iriani S.Pd, Sanapiah S.Pd, Sri Wahyu Hidayati S.Psi, Jhon Kenedi M.Pd dan Ubaidullah, M.Pd. (KS)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share post:

iklan DPRD iklan caleg

Populer

More like this
Related

MXGP 2024 di Kabupaten Sumbawa Batal? Begini Kata Wabup

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com - Wakil Bupati Sumbawa Hj. Dewi...

Masa Jabatan 155 Kades dan 915 BPD di Kabupaten Sumbawa Diperpanjang jadi 8 Tahun

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com - 155 orang kepala desa dan...

Forum PSDAT Kabupaten Sumbawa Dorong Mitigasi dan Adaptasi Perubahan Iklim

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com - Rapat Forum Pengelolaan Sumber Daya...

Buka Pendaftaran Pilkada 2024, Gelora Sumbawa Cari Pasangan BJS

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com - DPD Gelora Sumbawa mengusung Burhanuddun...