Tak Miliki Izin, 1 Ton Ayam Beku Dipulangkan ke Daerah Asal

Date:

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sumbawa menghentikan aktivitas bongkar muat ayam beku yang dilakukan di depan Pasar Seketeng, Jumat (10/02/2023) pagi tadi. Ayam yang diangkut menggunakan truk tersebut, langsung digiring ke Kantor Satpol PP untuk dilakukan pemeriksaaan lebihlanjut.

Kasat Pol PP Kabupaten Sumbawa Abdul Haris, S.Sos., didampingi Kabid Penegakan Perundang Undangan (P2U) Sukarman, S.TP., membenarkan.

“Ada sekitar 52 karung ayam beku dengan berat total 1 ton. Di kirim dari Lombok Timur akan diturunkan di Pasar Seketeng,” katanya kepada wartawan.

Dijelaskan, ayam beku yang diamankan tersebut, melanggar Peraturan Daerah Nomo 12 Tahun 2013 tentang Lalu Lintas Ternak dan atau Bahan Asal Ternak.

Baca juga:  MXGP 2024 di Kabupaten Sumbawa Batal? Begini Kata Wabup

“Dia tidak memiliki izin lintas sebagaimana yang diatur dalam Perda nomor 12 Tahun 2023. Mereka melanggar pasal 2 ayat 1, pasal 8 ayat 1, pasal 12 ayat 1, dan pasal 5 ayat 2,” jelasnya.

Disebutnya, setelah dilakukan proses pemeriksaan oleh penyidik, diputuskan untuk dikembalikan ke daerah asal. Truk akan dikawal sampai menaikai kapal di Pelabuhan Tano.

“setelah kita gali informasi, pertimbangan, pembinaan, kerena yang kedapatan supirnya bukan pemiliknya. Kalau kita melakukan proses sampai P21, tentu harus kita amankan bang buktinya sesuai standar. Harus kita simpan dalam cold storage. Setelah kita konsultasikan, tidak ada anggaran untuk itu. Jadi, penindakan dilakukan preventif kita kembalikan ke daerah asal, dikawal sampai naik kapal,” jelasnya.

Baca juga:  Polisi Amankan 23 Poket Sabu di Kecamatan Alas

Haris mengakui, beberapa hari belakangan ini, ada aktivitas pengiriman ayam beku di Sumbawa. Setelah dilakukan koordinasi dengan dinas teknis, ternyata tidak ada permintaan dari pemerintah daerah kepada daerah penghasil ayam potong.

“Tapi tiba-tiba muncul. Artinya mereka datang ke Kabupaten Sumbawa tanpa sepengetahun, secara illegal,” ungkapnya.

Ke depan, pengawasan akan diperketat. Pihaknya akan melakukan tindakan sesuai peraturan yang berlaku. Terkait pencegahan, akan dikoordinasikan dengan dinas terknis.

“Kami sesuai dengan tugas fungsi kami apabila memenuhi unsur kami tindak. Selebihnya ada didinas teknis yakni Dinas Peternakan,” pungkasnya. (KS/Jan)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share post:

iklan DPRD iklan caleg

Populer

More like this
Related

MXGP 2024 di Kabupaten Sumbawa Batal? Begini Kata Wabup

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com - Wakil Bupati Sumbawa Hj. Dewi...

Masa Jabatan 155 Kades dan 915 BPD di Kabupaten Sumbawa Diperpanjang jadi 8 Tahun

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com - 155 orang kepala desa dan...

Forum PSDAT Kabupaten Sumbawa Dorong Mitigasi dan Adaptasi Perubahan Iklim

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com - Rapat Forum Pengelolaan Sumber Daya...

Polisi Amankan 23 Poket Sabu di Kecamatan Alas

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com - Tim Opsnal Sat Resnarkoba Polres...