Opini  

Pemanfaatan Dedak Sebagai Bahan Pakan Sapi Lokal

Penulis

Penulis : APRIANA – mahasiswa S1 PETERNAKAN fakultas Peternakan dan Perikanan Universitas Samawa

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Beberapa dari anda mungkin bertanya-tanya seputar pemanfaatan dedak padi sebagai bahan pakan sapi lokal,terutama mengenai apakah benar dedak padi sangat bermanfaat untuk perkembangan dan pertumbuhan sapi lokal diperdesaan ataupun diperkotaan.Untuk menjawabnya,anda perlu memahami apa saja manfaat yg terkandung didalam dedak padi sehingga para peternak menjadikannya sebagai bahan pakan ternak sapi.

Seiring berjalannya waktu para peternak tidak hanya menggunakan rumput liar sebagai pakan sapinya,namun para peternak sekarang memaanfaatkan dedak padi sebagai pakan ternaknya selain tergolong murah dan mudah didapatkan dedak padi juga mempunya khasiat yang begitu besar .Selain itu,dedak padi juga bisa sebagai pengganti rumput dimusim kemarau dengan cara dedak tersebut dimasukkan didalam karung dan disimpan ditempat yg tidak lembab dan tidak mudah terkana air sehingga dedak tersebut bisa awet untuk pakan ternak agar para petani atau peternak tidak kesusahan dalam pemberian pakan para ternak sapinya.

Dedak padi tentunya tidak lazim lagi dikalangan masyarakat,ternyata dedak padi atau bekas dari pengelolaan padi tidak hanya digunakan sebagai pakan unggas melainkan bisa juga digunakan untuk sebagai bahan pakan ruminansia contohnya pada sapi lokal yg dimanfaatkan oleh sebagian peternak didesa-desa maupun dikota-kota untuk pakan ternaknya. Apa itu dedak padi?

Baca juga:  Seleksi Dirut Perumdam Batu Lanteh, Bupati Harus Punya Political Will

Dedak padi adalah ampas dari pengelolaan padi yg digiling menggunakan mesin penggilingan khusus padi dalam memproduksi beras.Dedak padi mempunyai peran penting dalam perkembangan sapi lokal yaitu digunakan sebagai bahan pakan ternak sapi lokal karena selain mempunyai kandungan gizi yg cukup tinggi,dedak padi juga mudah diperoleh ,harganya terjangkau dan yg terpenting penggunaannya tida bersaing dengan pertenak lainnya.

Dedak padi diperoleh dari hasil penggilingan padi yang kemudian dibeli oleh peternak sebagai pakan sapinya,hal tersebut banyak dijumpai ditengah masyarakat didesa maupun dikota-kota,selain mengandung serat yang rendah didalamnya ,dedak padi juga mudah diperoleh sehingga dapat mengurangi biaya dalam pemberian pakan ternak.
Pada nyatanya tidak hanya jerami yang digunakan sebagai pakan ternak sapi namun dedak yang dihasilkan dari pengelolaan padi juga bisa digunakan sebagai pakan ternak yang tentunya banyak mengandung manfaat.

Baca juga:  Statistik Kasih Sayang

Manfaat yang terkandung dalam dedak padi yaitu konsetrat yang sangat dibutuhkan oleh sapi karena konsentrat sendiri mengandung energi dan protein yang dapat bermanfaat untuk meningkatkan mutu gizi pada sapi sehingga dapat mempercepat pertumbuhan dan perkembangan pada sapi itu sendiri.

Data UPTD BPTHMT (2022) menjelaskan bahwa cara pemberian pakan dedak padi yang baik dan benar pada satu ekor sapi dalam satu hari itu minimal 2-3% agar sapi tidak kekurangan energi dan proein karena didalam dedak padi itu terdapat nutrien yg berkualitas diantaranya terdapat protein 13-14% ,lemak 15-19%,serat kasar 7-11%, karbohidrat 34- 52% dan abu 6-9% yang dapat membantu pertumbuhan dan perkembangan sapi agar cepat menghasilkan bibit baru lagi. (KS)

Artikel ini dimuat untuk memenuhi tugas kuliah penulis. Jika ada hal yang ingin ditanyakan bisa menghubungi penulis melalui email sebagai berikut yanaaptiana@gmail.com.