Polisi Bongkar Sindikat Surat Keterangan PCR Palsu

Date:

Lombok Tengah, Kabarsumbawa.com – Polisi membongkar sindikat keterangan PCR palsu di Pulau Lombok. Tiga orang terduga pelaku diamankan pada kasus ini.

Terbongkarnya sindikat ini bermula saat seorang petugas validator dokumen di kantor KKP Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM), melakukan validasi terhadap surat keterangan PCR dari rumah sakit Universitas Mataram milik perempuan berinisial ARO calon penumpang di bandara.

Petugas merasa curiga dengan keaslian surat tersebut. Sebab, bisanya stempal yang diganakan pada surat PCR adalah stempel basah, namun, pada surat tesebut merupakan hasil scaner computer.

Untuk memastikan, petugas selanjutnya menghubungi rumah sakit Universitas Mataram. Pihak RS UNRAM membantah dan menyatan yang bersangkutan tidak terdaftar disistem rumah sakit. Petugas bandaran kemudian menghubungi kepolisian setempat. Yang besangkutan selanjutnya diamankan oleh Tim Puma Kepolisian Resort Lombok Tengah untuk dimintai keterangan.

Baca juga:  Periode Januari - Juni 2024, Dirjen Imigrasi Catat Lonjakan Kedatangan WNA ke Indonesia

Kapolres Lombok Tengah AKBP Esty Setyo Nugroho, SIK, membenarkan, dijelaskan, Pelaku diamankan berdasarkan laporan Polisi Nomor : LP/B/312/VII/2021/SPKT/RES.LOTENG/POLDA NTB tertanggal 24 Juli 2021 tentang tindak pidana menggunakan surat keterangan palsu sesuai dengan pasal 263 KUHP.

Setelah dilakukan pengembangan, kata Kapolres, polisi juga mengamankan dua orang lainnya inisial PE yang disebut menyalurkan dalam pembuatan surat PCR palsu dan MF selaku pihak yang disebut sebagai pembuat surat keterangan PCR palsu di rumahnya, di Batu Layar, Lombok Barat.

Baca juga:  KPK Perkuat Edukasi Antikorupsi di Kabupaten Sumbawa

Kapolres menyebutkan, terhadap para pelaku masing-masing dikenakan pasal, ARO disangkakan pasal 263 ayat 2 sub pasal 263 ayat 2 KUHP, PEHPS diterapkan pasal 263 ayat 1 Jo 55 jo 56 KUHP dan MF disangkakan dengan pasal 263 ayat 1 sub Pasal 263 ayat 1 KUHP, sementara satu orang lagi yang dianggap terlibat dalam kasus itu masih dalam pengejaran aparat.

Barang bukti yang diamankan, lanjut Kapolres, berupa surat keterangan hasil pemeriksaan PCR diduga palsu, hasil pemeriksaan laboratorium Rumah Sakit Unram diduga palsu, satu unit HP Samsung milik MF, satu Unit komputer yang digunakan untuk membuat surat keterangan PCR palsu. (KS)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share post:

iklan DPRD iklan caleg

Populer

More like this
Related

Dua Terduga Pelaku Pencurian Uang Rp 500 Juta Diringkus Polisi di Alas

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com - Dua orang pria berinisial A...

Polres Sumbawa Gelar Pasukan Operasi Patuh Rinjani 2024

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com - Polres Sumbawa Polda NTB menggelar...

Periode Januari – Juni 2024, Dirjen Imigrasi Catat Lonjakan Kedatangan WNA ke Indonesia

Jakarta, Kabarsumbawa.com - Direktorat Jenderal Imigrasi mencatat lonjakan kedatangan...

KPK Perkuat Edukasi Antikorupsi di Kabupaten Sumbawa

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menguatkan...