Simpang Bingung Akan Jadi Ikon Kota Sumbawa

Date:

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Pemerintah Kabupaten Sumbawa melakukan expose Detail Engineering Design (DED) pebangunan simpang bundaran sernu yang lebih dikenal dengan sebutan simpang bingung, Senin (22/07/2019) di Kantor Bupati Sumbawa.

Hal tersebut dilakukan menyusul adanya rencana Pemerintah Daerah untuk menjadikan Simpang Bingung menjadi salah satu ikon Kota Sumbawa.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Sumbawa, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kab. Sumbawa, Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan, Kadis PRKP beserta jajaran, Pimpinan OPD, Direksi PT. AMNT, konsultan.

Bupati Sumbawa H. M. Husni Djibril, B.Sc dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini sebagai bentuk dari tindak lanjut dari pertemuan dengan Direksi PT. AMNT beberapa waktu yang lalu, serta pembicaraan dengan direksi PT. Bank BRI dan Bank NTB Syariah. Bupati mengharapkan agar lokasi simpang bingung dapat dioptimalkan pemanfaatannya guna menambah daya tarik dan keindahan kota Sumbawa.

“Tugu yang kita bangun ini, saya harapkan dapat menjadi ikon, land mark atau penanda kota sehingga dapat menjadi kebanggaan kita Tau Samawa. Dibeberapa tempat kita lihat tugu bukan semata-mata bangunan monumental. Tapi juga memiliki nilai-nilai historical yang akan mampu menyambung kenangan baik, antar generasi. Karenanya nilai filosofi perlu menjadi bahan pertimbangan,” ucapnya.

Mengamati 5 (lima) alternatif rancangan (design) konsep tugu yang dipaparkan oleh konsultan PT. Adi Cipta Mataram, dimana konsep tugu untuk alternatif pertama mengangkat bentuk khas dan unsur yang ada dirumah tradisional Sumbawa yakni istana dalam loka, alternatif kedua mengangkat unsur tambo yakni sejarah budaya 5 suku di Sumbawa, yang ketiga mengangkat konsep bale jam, yang memiliki nilai sejarah, dan diharapkan bale jam ini dapat berdenting disetiap 5 waktu shalat, alternatif keempat mengangkat konsep kubah emas dan bangunan Sumbawa yang melambangkan pandangan keagamaan penduduk Sumbawa, serta konsep kelima yakni kubah dan motif khas bangunan Sumbawa.

Bupati menilai sudah cukup baik, dengan mengharmonikan antara unsur kearifan lokal dengan komponen kekinian (era millenial) serta dimensi alamiah yang terdiri dari unsur air, tanaman, tanah dan batu, tentunya dengan tetap mempertimbangkan faktor tekstur, warna dan pencahayaan sebagai pelengkap kesan dan suasana yang dapat memberikan kesejukan di tengah panasnya Kota Sumbawa. (KS/)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share post:

iklan DPRD iklan caleg

Populer

More like this
Related

Dua Instruktur BLK Sumbawa Juara KKIN IX Regional Wilayah Barat 3, Satu Tembus Nasional

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com - Prestasi gemilang diraih oleh Dua...

Pelayanan CT Scan RSUD Sumbawa Dialihkan ke RSMA

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com - Pelayanan Computed Tomography Scan atau...

Wabup Beri Penjelasan Kasus Pengadaan Masker yang Seret Namanya

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com - Kasus dugaan korupsi pengadaan masker...

Pemkab Sumbawa Pastikan Pengadaan Lahan Samota Tidak Sia-Sia

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com - Pemerintah Kabupaten Sumbawa telah melakukan...