Pemeriksaan Kasus PNPM Labuhan Badas, 31 Orang Mangkir Panggilan Jaksa

Date:

Pemerisaan para saksi terkait dugaan penyimbangan PNPM Labuhan Badas
Pemerisaan para saksi terkait dugaan penyimbangan PNPM Labuhan Badas

Sumbawa, kabarsumbawa.com – Pemeriksa para saksi terkait dugaan penyelewengan keuangan dalam program PNPM di Kecamatan Labuhan Badas, Selasa 17/01/2017 masih terus didalami pihak Kejaksaan Negeri Sumbawa.

Dari 36 orang saksi yang dipanggil yaitu para Ketua Kelompok untuk memberikan keterangan, hanya saja hanya 5 orang yang datang memenuhi panggilan untuk memberikan keterangan seputar proses program PNPM di Kecamatan Labuhan Badas. Mangkirnya para Ketua Kelompok tersebut tanpa keterangan yang jelas.

Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Sumbawa, Erwin Indrapraja, SH., MH, membenarkan adanya pemanggilan tersebut. “Hari ini 36 ketua kelompok yang kami panggil untuk dimintai keterangan sebagai saksi. Namun hanya 5 yang hadir,” ujarnya.

Baca juga:  Sempat Terganggu, Sistem Perlintasan Internasional Kembali Pulih

Pemanggilan para saksi ini bertujuan untuk meluruskan dan mencari kebenaran materil terkait dugaan penyimpangan PNPM tersebut. Dimana sebenarnya saksi-saksi  tersebut sudah pernah dipanggil oleh tim sebelumnya, jelas Erwin.

“Kali ini kami hanya meluruskan kembali terkait perbuatan melawan hukum, dengan kerugian negara yang belum terlihat kemarin. Sehingga sengaja kami panggil ulang untuk merinci lagi kerugian negara,”

“Kami himbau pihak terkait korporatif membantu kita untuk mengungkap ini semua. Karena ini demi kepentingan mereka juga. Karena selama ini informasi yang kita terima, untuk dana bergulir PNPM ini distop, karena permasalahannya belum selesai, jelasnya.

Baca juga:  Sempat Terganggu, Sistem Perlintasan Internasional Kembali Pulih

Sejauh ini pihaknya belum menemukan besarnya kerugian negara pada program senilai Rp 1 miliar ini. Namun indikasi perbuatan melawan hukumnya sudah ada. Hal itulah yang tengah didalami, Aku Erwin.

Program yang digulirkan Tahun 2013 hingga 2014 menggunakan dana pusat kurang lebih 1 miliar tersebut dialokasikan kepada 64 kelompok yang tersebar di tiga desa kecamatan setempat. Menurut informasi, dana pinjaman kelompok yang disetorkan kepada pengelola PNPM dengan cara mencicil, diduga tidak disetorkan ke kas umum PNPM. (KS/aly).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share post:

iklan DPRD iklan caleg

Populer

More like this
Related

Sempat Terganggu, Sistem Perlintasan Internasional Kembali Pulih

Jakarta, Kabarsumbawa.com - Sistem perlintasan yang digunakan untuk pemeriksaan...

Polres Sumbawa dan Polsek Jajaran Amankan Perayaan Idul Adha 1445 H

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com - Polres Sumbawa bersama Polsek Jajaran ...

Polisi Amankan 23 Poket Sabu di Kecamatan Alas

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com - Tim Opsnal Sat Resnarkoba Polres...

Diduga Kerap Gelapkan Ayam Potong Milik Bosnya, Terduga Pelaku Diamankan Polisi

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com - Pria berinisial A (20) warga...