Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Pemerintah Kabupaten Sumbawa telah mengajukan proposal bantuan modal dan Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi orang tua siswa Sekolah Rakyat ke Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia.
Hal ini disamapikan oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Riset Daerah (Bapperida) Sumbawa melalui Kabid Pemerintahan dan Pembangunan Manusia (PPM), Rusmayadi kepada wartawan, Selasa (11/08/2026) di ruang kerjanya.
“Sesuai dengan informasi awal pemerintah pusat melalui kemensos itu, orang tua siswa rakyat akan dibantu dalam bentuk modal usaha dan perbaikan rumah. Sudah kita ajukan juga proposalnya melalui Kemensos,” ungkapnya.
Ia berharap, Kemensos RI segera melakukan penilaian terhadap usulan tersebut. Sehingga, orang tua siswa sekolah rakyat segera mendapatkan bantuan dimaksud.
“Semoga Kemensos segera melakukan penilaian untuk mendapatkan intervensi,” harapnya.
Terkait gedung Sekolah Rakyat permenan lanjutnya, pemerintah daerah masih menunggu penetapan pembangunan dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Republik Indonesia.
“Hingga hari ini kita masih menunggu penetapan dari Kementerian PU. Rencana hingga saat ini pembangunan permanennya di Labuhan Badas,” ungkapnya.
Dijadwalkan, pada tanggal 12 – 13 Agustus ini akan diadakan deks di Kemensos RI untuk menyamakan persepsi terkait kesiapan lahan dan dokumen lainnya dalam proses pembangunan.
“Dari pemerintah daerah sendiri baik lahan maupun dokumennya sudah sangat siap tinggal kita tinggu keputusan penetapan proses pembangunan,” ujarnya.
Pemerintah daerah berharap, agar sekolah rakyat permanen sudah terbangun di tahun 2026 ini. Sehingga, dapat memenuhi kebutuhan pemerimaan siswa baru pada tahun ajar mendatang.
“Sampai hari ini masih meminjam di SMPN 4 Sumbawa dan tidak bisa memenuhi ruangan penerimaan siswa baru. Sehingga nanti akan kita rekrutmen setelah pembangunannya selesai,” pungkasnya. (KS)









