iklan caleg
Politik & Pemerintahan

Sumbawa Mulai Aksi 1 Analisis Situasi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2026

Avatar photo
×

Sumbawa Mulai Aksi 1 Analisis Situasi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2026

Sebarkan artikel ini

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Pemerintah Kabupaten Sumbawa resmi memulai langkah strategis dalam upaya penanganan tengkes melalui “Kegiatan Aksi 1 Analisis Situasi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2026”.

Agenda krusial yang menjadi fondasi pemetaan kondisi stunting di daerah ini dibuka secara resmi oleh Kepala Bapperida Kabupaten Sumbawa yang diwakili oleh Sekretaris Bapperida, Dwi Rahayu, ST., MM., bertempat di Aula Kantor Bapperida pada Kamis (09/07/2026).

Acara tersebut turut dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa, Kepala Dinas P2KBP3A, perwakilan Dinas Kominfotiksandi Kabupaten Sumbawa yang dihadiri Kepala Bidang PIKP, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Dalam sela-sela kegiatan, Sekretaris Badan (Sekban) Bapperida, Dwi Rahayu, menegaskan bahwa Aksi 1 ini difokuskan untuk menganalisis kondisi stunting secara menyeluruh. Melalui data valid yang dihimpun, pemerintah dapat melihat dengan jelas sebaran kasus hingga ke tingkat desa.

“Tujuannya adalah mengidentifikasi permasalahan, menentukan wilayah prioritas, serta merumuskan rekomendasi program yang tepat sasaran dan bisa langsung dieksekusi bersama melalui kolaborasi lintas sektor,” ujar Dwi Rahayu.

Ia juga menggarisbawahi bahwa penurunan angka stunting tidak bisa hanya dibebankan pada satu instansi saja, melainkan membutuhkan komitmen kolektif dari semua pihak.

“Stunting bukan hanya tanggung jawab satu SKPD tertentu, tetapi berkaitan dengan keseluruhan pihak. Semua *leading sector* yang ada mempunyai kewajiban dan tanggung jawab untuk menurunkan angka stunting di Kabupaten Sumbawa,” tegasnya.

Lebih lanjut, Dwi Rahayu memaparkan adanya irisan kuat antara masalah stunting dan kemiskinan. Menurutnya, intervensi yang dilakukan nantinya harus menyentuh berbagai aspek secara komprehensif, mulai dari faktor gizi, layanan kesehatan, akses air bersih, sanitasi, pendidikan, hingga pemberdayaan ekonomi keluarga.

“Menurunkan stunting berarti juga kita berperan untuk menurunkan kemiskinan di Kabupaten Sumbawa karena kedua hal ini beririsan. Hasil dari Aksi 1 ini akan menjadi bahan utama di Aksi 2. Dengan data yang valid dan komitmen bersama, Pemkab Sumbawa optimis target penurunan stunting 2026 bisa tercapai,” tambahnya optimis. (KS)

iklan caleg

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *