Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus memperluas jejaring kerja sama internasional guna mendorong pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Hal tersebut ditandai dengan diterimanya kunjungan Duta Besar Republik Kazakhstan untuk Indonesia, H.E. Serzhan Abdykarimov, bersama delegasi Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UPNVJ), oleh Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., di Ruang Rapat H. Hasan Usman, Kantor Bupati Sumbawa, Rabu (3/6/2026).
Turut hadir dalam pertemuan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, delegasi Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UPNVJ) DR. Bambang Susanto, MA, serta sejumlah kepala perangkat daerah terkait.
Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., menyampaikan terima kasih atas kunjungan Duta Besar Kazakhstan beserta rombongan.
Menurutnya, paparan mengenai Provinsi Karaganda, Kazakhstan, menunjukkan banyak kesamaan dengan Kabupaten Sumbawa, terutama pada sektor peternakan, pertanian, dan pertambangan.
Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Sumbawa menyambut baik peluang kerja sama yang dapat memberikan manfaat bagi kedua daerah.
Bupati berharap kerja sama yang akan dibangun tidak hanya sebatas pertukaran informasi, tetapi juga mencakup transfer teknologi dan pengembangan sumber daya yang mampu meningkatkan daya saing daerah. Secara khusus, ia menyoroti potensi pengembangan kuda Sumbawa yang selama beberapa tahun terakhir menghadapi tantangan akibat berkurangnya area penggembalaan dan menurunnya nilai jual.
Melalui kerja sama tersebut, Pemerintah Kabupaten Sumbawa berharap dapat meningkatkan kualitas budidaya kuda, memperkuat produksi susu kuda liar, serta membuka peluang pasar yang lebih luas sehingga memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat.
Duta Besar Republik Kazakhstan untuk Indonesia, H.E. Serzhan Abdykarimov, menyampaikan apresiasi atas sambutan Pemerintah Kabupaten Sumbawa.
Ia mengungkapkan bahwa pada 2 Juni 2026 Indonesia dan Kazakhstan memperingati 33 tahun hubungan diplomatik yang telah terjalin dengan baik. Menurutnya, Indonesia sebagai negara dengan populasi muslim terbesar di dunia memiliki posisi strategis untuk memperkuat kerja sama dengan Kazakhstan di berbagai bidang.
Duta Besar juga menjelaskan bahwa saat ini tengah dijajaki kerja sama sister province antara Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Provinsi Karaganda, salah satu provinsi di Republik Kazakhstan.
Karaganda memiliki potensi besar di sektor peternakan, pertanian, dan perikanan yang dinilai memiliki banyak kesamaan dengan potensi yang dimiliki Kabupaten Sumbawa. Kesamaan karakteristik tersebut menjadi modal penting untuk membangun kerja sama yang saling menguntungkan, khususnya dalam pengembangan ekonomi daerah, pertukaran teknologi, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
Usai pertemuan, rombongan melanjutkan kunjungan lapangan ke fasilitas produksi susu kuda dan susu sapi Sumbawa serta Pusat UMKM Pertanian Sumbawa yang berlokasi di Desa Penyaring, Kecamatan Moyo Utara.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan potensi unggulan Kabupaten Sumbawa sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih konkret antara Sumbawa dan Karaganda di berbagai sektor pembangunan. (KS)









