iklan caleg
KesehatanPolitik & Pemerintahan

Kemenkes Bakal Kucurkan Ratusan Miliar untuk RSUD, Sumbawa Siap Miliki Layanan Kesehatan Modern

Avatar photo
×

Kemenkes Bakal Kucurkan Ratusan Miliar untuk RSUD, Sumbawa Siap Miliki Layanan Kesehatan Modern

Sebarkan artikel ini

Jakarta, Kabarsumbawa.com — Perjuangan panjang Pemerintah Kabupaten Sumbawa bersama jajaran legislatif untuk melanjutkan pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Dusun Sering, Desa Kerato, Kecamatan Unter Iwes, akhirnya membuahkan hasil manis.

Bupati Sumbawa, Ir. Syarafuddin Jarot, didampingi pimpinan dan anggota DPRD Sumbawa serta sejumlah kepala OPD, menemui langsung Wakil Menteri Kesehatan RI, Prof. dr. Dante Saksono Harbuwono, Sp.P.D, Subsp.E.M.D. (K)., Ph.D., di Jakarta, Rabu (04/11/2026).

Turut mendampingi Bupati dalam audiensi strategis ini, Ketua DPRD Sumbawa Nanang Nasiruddin, S.AP., M.M.Inov, Wakil Ketua I H. Berlian Rayes, S.Ag., M.M.Inov, Wakil Ketua III Zulfikar Demitry, S.H., M.H., Ketua Komisi IV DPRD Muhammad Takdir, S.E., M.M.Inov, Kepala Baperida Dr. Dedi Heriwibowo, Kadis Kesehatan H. Sarip Hidayat, serta Direktur Utama RSUD Sumbawa dr. Mega Harta.

“Alhamdulillah, perjuangan untuk melanjutkan pembangunan Rumah Sakit Sering membuahkan hasil,” kata Bupati dengan nada penuh syukur.

Berdasarkan hasil komunikasi dengan Wamenkes RI beserta jajaran, Kabupaten Sumbawa dipastikan mendapat dukungan anggaran fantastis sebesar Rp120 miliar pada tahun anggaran 2027. Dana tersebut dialokasikan dalam dua pos, yakni Rp100 miliar untuk pembangunan fisik dan Rp20 miliar untuk pengadaan alat kesehatan (alkes).

Bupati menyebut, dukungan ini menjadi kado istimewa sekaligus angin segar bagi masyarakat Sumbawa. Mengingat, sebelumnya proyek pembangunan RS Sering sempat terdepak dari daftar prioritas Kementerian Kesehatan.

“Kita terus berupaya memperjuangkannya agar dapat dilanjutkan. Ini adalah wujud komitmen nyata kita untuk menghadirkan fasilitas dan pelayanan kesehatan yang lebih baik, merata, dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat di Tana Samawa,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur RSUD Sumbawa, dr. Mega Harta, merinci bahwa Kementerian Kesehatan akan menghadirkan Central Medical Unit (CMU) berupa gedung RS senilai Rp100 miliar hingga Rp150 miliar dengan luas 6.000 meter persegi setinggi 3 lantai, lengkap dengan prasarana senilai Rp20 miliar pada 2027.

Tidak hanya itu, RSUD Sumbawa juga tengah mendapat guyuran bantuan melalui program KJSU-KIA, SIHREN, dan BA-BUN yang sedang berjalan saat ini. Bantuan tersebut berupa perangkat medis canggih seperti CT-Scan, Mammografi, Cathlab, Mesin Anestesi, Ventilator, Alat X-Ray, dan berbagai alkes pendukung lainnya dengan estimasi nilai kurang lebih Rp80 miliar. Seluruh item bantuan ini diserahkan dalam bentuk hibah.

“Alhamdulillah, apresiasi setinggi-tingginya kami sampaikan kepada Kementerian Kesehatan dan jajaran pemerintah pusat atas dukungan luar biasa ini,” ucap dr. Mega bersemangat.

Menurutnya, komitmen dan alokasi hibah bernilai ratusan miliar rupiah ini bukan sekadar bantuan infrastruktur fisik dan alat kesehatan semata, melainkan momentum strategis untuk menuntaskan migrasi layanan ke RSUD Sering secara paripurna.

“Tugas kami di internal RSUD saat ini adalah mempersiapkan SDM dan tata kelola yang baik. Pemkab dan DPRD Kabupaten Sumbawa tentu akan mengawal penuh komitmen pendukung ini, demi mewujudkan pelayanan kesehatan publik yang modern, berkeadilan, dan berstandar nasional di Tana Samawa,” pungkasnya. (KS)

iklan caleg

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *