Politik & Pemerintahan

Sumbawa Jadi Lokasi Studi Lapangan Pelatihan Kepemimpinan Administrator dan Pengawas NTB

Avatar photo
×

Sumbawa Jadi Lokasi Studi Lapangan Pelatihan Kepemimpinan Administrator dan Pengawas NTB

Sebarkan artikel ini

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Kabupaten Sumbawa menjadi lokasi kegiatan Studi Lapangan Pelatihan Kepemimpinan Administrator lingkup kabupaten/kota dan Pelatihan Kepemimpinan Pengawas lingkup Pemerintah Provinsi NTB tahun 2025.

Acara yang digelar di Aula Lantai III Kantor Bupati Sumbawa, Rabu (06/08/2025) itu, dibukan secara resmi oleh Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori.

IKLAN PERTAMINA
banner 325x300

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi NTB.

Pelatihan Kepemimpinan Administrator lingkup pemerintah kabupaten/kota angkatan XII diikuti sebanyak 41 peserta yang berasal dari berbagai daerah, yakni Provinsi NTB sebanyak 1 orang, Kota Mataram 10 orang, Lombok Utara 16 orang, Lombok Tengah 2 orang, Lombok Timur 1 orang, Kota Sumbawa 2 orang, Dompu 3 orang, dan Sumbawa 6 orang.

Sementara itu, Pelatihan Kepemimpinan Pengawas lingkup Pemerintah Provinsi NTB angkatan VII diikuti 44 peserta yang merupakan pejabat pengawas dari 27 organisasi perangkat daerah lingkup Pemerintah Provinsi NTB.

Wabup H. Ansori menyampaikan rasa bangga karena Kabupaten Sumbawa terpilih menjadi lokus studi lapangan pelatihan ini. Ia berharap kegiatan ini dapat mengembangkan kompetensi manajerial, khususnya dalam bidang kepemimpinan.

“Seorang pemimpin tidak boleh hanya duduk di belakang meja. Harus terus mengeksplorasi diri, memperbanyak turun ke lapangan agar program yang dijalankan tepat sasaran” tegasnya.

H. Ansori juga mengingatkan pentingnya menyatukan irama untuk menyukseskan program pemerintah pusat yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) dan mengintegrasikannya dengan RPJMD di daerah masing-masing.

Sementara itu, Kepala BPSDMD Provinsi NTB, Baiq Neli Yuniarti, AP., M.Si., mengatakan kegiatan ini sangat penting diikuti untuk melahirkan pemimpin yang berintegritas dan mampu menyelaraskan arah pembangunan nasional dan daerah.

“ASN adalah ujung tombak yang akan mengeksekusi program-program pemerintah daerah. Karena itu, pelatihan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat kualitas kepemimpinan dan kinerja,” tutup Baiq Neli. (KS)

 

banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *