Direktur RSUD Sumbawa Dicopot dari Jabatannya

Date:

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Direktur RSUD Sumbawa dr. Dede Hasan Basari dicopot dari jabatannya. Hal ini tertuang dalam Lampiran SK Bupati tentang pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan.

Dalam mutasi yang digelar, Selasa (31/01/2023) pagi di Lantai 3 Setda Sumbawa itu, Dokter Dede diberi amanah menjadi Dokter Umum pada RSUD Sumbawa.

Selain, dokter Dede, Kepala Dinas PRKP Sumbawa Rosihan, S.T.,M.T. juga mendapat giliran pergeseran. Ia ditarik menjadi Staf Ahli Bupati Bidang Keuangan Sekretariat Daerah Sumbawa.

Total 57 Orang pejabat pimpinan pratama, pengawas dan Fungsional dilantik oleh Bupati Sumbawa pada kesempatan tersebut.

Dalam Sambutan Bupati Sumbawa Drs. H. Mahmud Abdullah menyampaikan, selamat mengemban amanah, kewajiban dan tanggung jawab baru.

“Saya yakin bahwa saudara-saudara sekalian memiliki kompetensi, memiliki kepedulian dan bersedia bekerja sama untuk menyukseskan berbagai agenda, program dan kegiatan pemerintahan ke depan,” kata Bupati.

Para pejabat yang telah dilantik pada hari ini Tentunya harus benar-benar menyadari, dalam situasi dan kondisi kehidupan masyarakat saat ini.

Baca juga:  24 Anggota Panwascam Sumbawa Barat Dilantik

Menurutnya, kewajiban, tugas dan tanggung jawab itu bukan semata-mata melaksanakan tugas-tugas rutin tetapi juga hendaknya dapat membaca situasi, menentukan langkah-langkah taktis dan strategis dalam rangka menata, Membina dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Di tangan saudara lah upaya untuk mendorong terlaksananya berbagai kebijakan pemerintah Kabupaten Sumbawa ditentukan,” tegas Bupati.

Bupati mengatakan tantangan tugas-tugas Pemerintah Kabupaten Sumbawa di hari-hari mendatang semakin berat. Terutama untuk menangani tuntutan dan harapan masyarakat di era keterbukaan informasi sekarang ini, semakin kritis semakin cepat merespon berbagai kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah

Apalagi ditambah dengan kemajuan teknologi informasi yang semakin canggih dewasa ini, aktivitas pelayanan publik yang tidak dijalankan dengan baik maka dalam hitungan detik akan ramai di media-media sosial.

Oleh karena itu Bupati berharap kepada pejabat yang telah dilantik agar lebih responsif terhadap berbagai tuntutan dan harapan masyarakat serta harus melek media sosial.

Baca juga:  Buka Pendaftaran Pilkada 2024, Gelora Sumbawa Cari Pasangan BJS

“Jangan Abai, jangan jenuh dan bosan meluruskan berbagai isu yang menyudutkan pemerintah, yang membuat pemerintah menjadi tidak legitimate di mata masyarakat,”pintanya.

Ia meminta jajarannya untuk memanfaatkan perkembangan teknologi informasi agar saudara-saudara sekalian mampu memantau aspirasi dan respon masyarakat terhadap penyelenggara kegiatan pemerintahan daerah berikan jawaban pemahaman dan penjelasannya memadai kepada masyarakat tentunya disertai dengan data dan fakta yang akurat

“Jika kritik masyarakat benar maka harus ada langkah atau tindakan nyata untuk mengatasinya Roma setiap manajemen pelayanan publik harus diperbaiki semaksimal mungkin sebab salah satu amanat reformasi birokrasi adalah agar pelayanan publik semakin baik dan berkualitas dekorasi semakin responsif serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara cepat dan tepat,” pungkasnya. (KS/aly)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share post:

iklan DPRD iklan caleg

Populer

More like this
Related

24 Anggota Panwascam Sumbawa Barat Dilantik

Sumbawa Barat, Kabarsumbawa.com -  Sebanyak 24 anggota Panitia Pengawas...

MXGP 2024 di Kabupaten Sumbawa Batal? Begini Kata Wabup

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com - Wakil Bupati Sumbawa Hj. Dewi...

Masa Jabatan 155 Kades dan 915 BPD di Kabupaten Sumbawa Diperpanjang jadi 8 Tahun

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com - 155 orang kepala desa dan...

Forum PSDAT Kabupaten Sumbawa Dorong Mitigasi dan Adaptasi Perubahan Iklim

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com - Rapat Forum Pengelolaan Sumber Daya...