Sabtu, Desember 9, 2023

Tingkatkan Potensi Ekowisata, Tim PHP2D BEM FKIP UNSA Edukasi Masyarakat

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Samawa (UNSA) melalui Tim Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa (PHP2D) 2021, mengedukasi masyarakat tentang peningkatan potensi ekowisata berbasis budaya lokal di Pulau Depi, Desa Labuhan Bontong, Kecamatan Tarano.

 

Kegiatan yang dikemas dalam bentuk sosialisasi ini dilaksanakan selama dua hari, dari tanggal 18-19 September 2021.

 

Wahyu Indah Widya Astuti selaku Ketua Tim PHP2D BEM FKIP UNSA., mengatakan, sosialisasi ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat terkait dengan potensi yang ada di Desa tersebut. Menurutnya, Pulau Depi memiliki potensi besar pada sektor pariwisata khususnya ekowisata yanh bisa dikembangkan.

 

“Berdasarkan survey yang telah kami lakukan, Desa Labuhan Bontong ini merupakan salah satu desa pesisir yang terletak di wilayah kecamatan Tarano. Desa ini memiliki beberapa potensi baik yang telah dikembangkan maupun yang belum dikembangkan seperti tempat penghasil garam terbesar di Sumbawa dan sebagai daerah destinasi wisata,” jelasnya.

 

Baca juga:  Monev di Wilayah Timur, DPKS Temukan Berbagai Persoalan di Sekolah

Selain potensi Emowisata lanjutnya, Desa ini memiliki budaya yang masih sangat kental dan berhubungan dengan kepercayaan masyarakat seperti Cerak Labu, sehingga, bisa dipadukan menjadi ekowisata berbasis kebudayaan lokal.

 

Hal senada disampaikan oleh Ketua BEM FKIP UNSA, Kamarullah Hansani. Dikatakan, kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Desa, dan masyarakat setempat.

 

“Alhamdulillah saat kami melakukan sosialisasi ini kami diterima baik oleh perangkat desa dan masyarakat sekitar. Mereka juga sangat antusias dalam mengikuti dan menerima apa yang kami sampaikan dalam kegiatan ini,” ungkapnya.

 

Kepala Desa Labuhan Bontong, Bramawan Dhani, S.Pd., menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan ini. Menurutnya, kegiatan ini sangatlah bermanfaat bagi mereka khususnya dalam meningkatkan Pendapatan Asli Desa.

 

“Kami sangat berterimakasih kepada teman-teman mahasiswa yang sudah memilih desa kami untuk dijadikan sebagai sentra wisata budaya,” ujaranya.

 

Kades berharap penuh terhadap program yang digulirkan oleh FKIP UNSA ini. Pihaknya akan turut andil dalam mensukseskan apa yang telah ditanamkan oleh mahasiswa UNSA selama program ini berlangsung.

Baca juga:  Mahasiswa Promer UTS Desa Labuhan Sumbawa Membantu Proses Administrasi Desa

 

“Karena kedepannya nanti jika program ini suskses, maka pendapatan masyarakat sekitar juga akan meningkat dengan banyaknya pengunjung yang datang,” pungkasnya.

 

Terpisah, Dekan FIKP UNSA, Erma Suryani, M.Pd., menyampaikan apresiasi kepada Tim PHP2D BEM FKIP UNSA dibawah Binaan pak Hermansyah,M.Pd, yang telah sukses melaksanakan kegiatan tersebut. Menurutnya, ini merupakan salah satu penerapan dari Tri Darma perguruan tinggi yakni pengabdian kepada masyarakat.

 

Pada kesempatan ini, ia juga menyampaikan terima kasih kepada Dosen Pembimbing PHP2D yaitu pak Hermansyah,M.Pd, Pemerintah dan Masyarakat Desa Labuhan Botong yang telah membatu terlaksanakanya kegiatan tersebut. Irma berharap, melalui kegiatan ini, dapat meningkatkan potensi wisata yang ada di Desa Labuhan Bontong, yang kemudian nantinya berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat.

 

“Alhamdulillah, melalui kegaitan ini UNSA sebagai kampus tertua di Kabupaten Sumbawa bisa terus mengabdi kepada Daerah dan masyarakat. Semoga kegiatan ini bermanfaat bagi masyarakat kita, terutama ditengah pandemi seperti ini,” tandasnya. (KS)

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
2,713PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Berita Terkini