222 korban meninggal dan 843 Luka-Luka Akibat Tsunami Selat Sunda

Date:

Kabarsumbawa.com – Korban meninggal tsunami di pesisir Pantai Pandeglang terus bertambah. Hingga Ahad (23/12) sore pukul 18.00 WIB, setidaknya sudah ada 222 jenazah yang dievakuasi oleh regu penyelamat gabungan, termasuk Tim Emergency Response Aksi Cepat tanggap (ACT).

Menurut laporan Dedi dari Tim Emergency Response ACT yang berada di lokasi, seluruh korban meninggal dunia ditampung di Puskesmas Carita yang terletak di Jalan Raya Carita-Labuan, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang. “Ini untuk titik Pandeglang Utara, penanganan evakuasi dipusatkan di Puskesmas Carita. Tim akan terus melakukan evakuasi karena dapat kabar masih banyak warga yang terdampar di pesisir pantai,” ungkap Dedi, Ahad (23/12).

Baca juga:  Momen Idul Adha 1445 H, Polres Sumbawa Potong Puluhan Ekor Hewan Kurban

Sementara itu, korban luka tercatat sudah mencapai 843 jiwa. Data tersebut diambil dari 11 kecamatan di Pandeglang, di antaranya Carita, Panimbang, Cigeulis, Sumur, Labuan, Menes, Cibaliung, Jiput, Cimanggu, Pagelaran, dan Bojong.
Tsunami yang menerjang Pandeglang pada Sabtu (22/12) malam lalu juga mengakibatkan lebih dari 556 rumah rusak dan ratusan mobil, motor, dan kapal nelayan rusak berat.

Pada fase tanggap darurat, ACT akan fokus menurunkan tim evakuasi dan medis. Hal ini mengingat korban yang mengalami luka-luka cukup banyak. Baik korban meninggal maupun luka-luka diperkirakan jumlahnya akan terus bertambah.

Baca juga:  Momen Idul Adha 1445 H, Polres Sumbawa Potong Puluhan Ekor Hewan Kurban

Sementara Dedi juga mengungkapkan, kondisi di Puskesmas Carita masih belum kondusif. Tak hanya aktivitas tim evakuasi dan medis yang terlihat, banyak warga yang kehilangan keluarganya juga berkumpul untuk melapor.

“Kebanyakan korban yang berhasil dievakuasi ataupun yang masih dalam laporan adalah pengunjung pantai. Mungkin ada beberapa warga, cuma masih belum bisa dipastikan,” jelas Dedi.

Sampai laporan ini diunggah, Dedi mengabarkan dirinya sempat membantu warga karena ada peringatan sirine yang menunjukkan akan terjadi lagi tsunami. “Warga langsung panik, tim sempat membantu untuk evakuasi mereka. Kami membawa mereka ke tempat yang lebih tinggi,” pungkasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share post:

iklan DPRD iklan caleg

Populer

More like this
Related

Momen Idul Adha 1445 H, Polres Sumbawa Potong Puluhan Ekor Hewan Kurban

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com - Momentum di Hari Raya Idul...

Satuan Polairud Polres Sumbawa Peringati World Oceans Day 2024

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com - Hari Laut Sedunia atau World...

Sat Pol Airud Polres Sumbawa Baksos Di Pantai Kencana

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com - Satuan Kepolisian Perairan dan Udara...

Pengurus Kwarcab Gerakan Pramuka Sumbawa Dilantik

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com - Ketua Kwartir Daerah (Ka Kwarda)...