iklan caleg
Politik & Pemerintahan

Hadapi Era Digitalisasi, Arpusda Sumbawa Perkuat Pelayanan

Avatar photo
×

Hadapi Era Digitalisasi, Arpusda Sumbawa Perkuat Pelayanan

Sebarkan artikel ini
Lalu Suharmaji Kertawijaya

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (Arpusda) Kabupaten Sumbawa terus memperkuat layanan ditengah gempuran perkembangan teknologi yang begitu pesat.

Menurut Plt Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (Arpusda) Kabupaten Sumbawa, Lalu Suharmaji Kertawijaya, digitalisasi tidak serta-merta menggantikan fungsi buku maupun peran pustakawan.

Ia menilai, buku cetak masih menjadi kebutuhan penting, terutama dalam mendukung proses pembelajaran peserta didik mulai dari jenjang taman kanak-kanak hingga sekolah menengah. Selain sebagai sumber ilmu pengetahuan, buku juga memberikan informasi yang utuh mengenai penulis, penyusun, hingga referensi yang dapat dipertanggungjawabkan.

“Digital berkembang sangat pesat, tetapi buku fisik tetap dibutuhkan. Anak-anak tidak bisa sepenuhnya bergantung pada sumber digital. Pustakawan tetap memiliki peran untuk mengarahkan masyarakat memperoleh sumber bacaan yang tepat,” ujarnya, Senin 6 Juli 2026.

Ia menjelaskan, tantangan terbesar yang dihadapi pustakawan saat ini bukan hanya mengikuti perkembangan teknologi. Tetapi juga menghadirkan perpustakaan sebagai ruang yang tetap menarik bagi masyarakat, khususnya generasi muda.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Arpusda Kabupaten Sumbawa membuka layanan perpustakaan hingga hari Sabtu. Kebijakan itu dilakukan, agar pelajar dan mahasiswa memiliki waktu lebih luas untuk memanfaatkan koleksi perpustakaan sebagai referensi penyusunan tugas, proposal, maupun penelitian.

Selain memperkuat layanan, Arpusda juga berupaya mengubah citra perpustakaan menjadi ruang publik yang lebih hidup. Berbagai kegiatan literasi, seni, hingga agenda kreatif akan dipadukan untuk menarik minat masyarakat datang ke perpustakaan.

“Kami ingin perpustakaan menjadi embrio berbagai kegiatan yang mendorong budaya membaca. Tidak hanya tempat meminjam buku, tetapi juga ruang berkumpul, belajar, dan berkreasi,” katanya.

Arpusda juga memperluas kerja sama dengan sekolah dan perguruan tinggi untuk meningkatkan kunjungan pelajar serta mahasiswa. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat pemanfaatan koleksi perpustakaan sebagai sumber referensi akademik.

Di sisi lain, Suharmaji mengakui tantangan lain yang dihadapi adalah keterbatasan koleksi buku yang relevan dengan perkembangan kebutuhan masyarakat saat ini. Seperti buku kewirausahaan, pengembangan usaha, dan keterampilan praktis lainnya.

Karena itu, pihaknya terus berupaya menambah koleksi melalui berbagai sumber, termasuk menjalin kerja sama dengan pihak ketiga. Beragam kegiatan seperti lomba literasi dan pemberian apresiasi kepada sekolah yang aktif mengunjungi perpustakaan juga disiapkan sebagai strategi meningkatkan budaya membaca.

“Kami ingin perpustakaan benar-benar menjadi tempat yang ramah bagi masyarakat. Kami menyiapkan ‘karpet merah’ agar masyarakat datang, membaca, dan menjadikan perpustakaan sebagai bagian dari aktivitas belajar mereka,” tegasnya. (KS)

iklan caleg

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *