Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Bupati Sumbawa Ir. Syarafuddin Jarot memastikan Program Strategis Nasional (PSN) Hilirisasi Unggas Terintegrasi tetap dilaksanakan di Kabupaten Sumbawa. Menyusul adanya pemberitaan terkait pemindahan lokasi proyek ke daerah lain.
Bupati mengatakan, pada kegiatan Pekan Nasional XVII Petani dan Nelayan PENAS 2026 di Gorontalo, ia juga bertemu dengan Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan, Dirut PT Berdikari, serta direktur Hilirisasi untuk membahas percepatan Proyek Hilirisasi Unggas Terintegrasi di Pulau Sumbawa.
Berdasarkan hasil pertemuan tersebut, Bupati menegaskan bahwa Proyek Hilirisasi Unggas Terintegrasi akan tetap juga berada di Sumbawa. Proses verifikasi lokasi yang akan digunakan, dijadwalkan pada akhir Juni 2026 atau awal Juli 2026, jelasnya.
Lebih lanjut Bupati Sumbawa menjelaskan Proyek Hilirisasi ini merupakan proyek strategis yang akan menghasilkan multiplayer effect sehingga akan tetap dikawal dan diperjuangkan oleh Pemerintah Kabupaten Sumbawa.
“Dengan adanya proyek Hilirisasi ini tentu saja akan semakin membuka lapangan kerja, yang merupakan langkah untuk Sumbawa Unggul, Maju dan Sejahtera,” pungkasnya. (KS)









