Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Hingga bulan April Tahun 2026, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) TMP C Sumbawa berhasil mengamankan penerimaan negara hingga Rp1,44 triliun.
Dalam waktu Empat bulan, capaian tersebut melesat hingga 228,13 persen dari total target tahunan yang ditetapkan sebesar Rp634,76 miliar.
Kepala KPPBC TMP C Sumbawa Sugeng Hariyanto menyebutkan, prestasi gemilang ini membuktikan performa solid instansi dalam menjalankan fungsi sebagai revenue collector.
Dijelaskan, sektor Bea Keluar menjadi tulang punggung utama dengan sumbangan sebesar Rp1,433 triliun, yang dipicu oleh tingginya aktivitas ekspor hasil tambang, khususnya dari PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT).
“Sementara penerimaan dari Bea Masuk tercatat sebesar Rp14,28 miliar dan sektor Cukai menyumbang Rp274,62 juta,” ujarnya.
Menurut Sugeng, loncatan fiskal ini selaras dengan pertumbuhan ekonomi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang mencapai 13,64 persen pada triwulan pertama tahun 2026 tertinggi di wilayah Bali-Nusa Tenggara.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tambahnya, pertumbuhan ini didorong oleh meroketnya ekspor luar negeri NTB hingga 827 persen, seiring dengan kebijakan relaksasi ekspor konsentrat tembaga oleh Kementerian ESDM kepada PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) yang menjadi katalisator utama. (KS)









