Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Pemerintah Kabupaten Sumbawa menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula La Grande, Senin (30/03/2026) dibuka oleh Bupati Sumbawa Syarafuddin Jarot.
Dalam arahannya, Bupati Sumbawa menegaskan bahwa visi pembangunan daerah adalah “Terwujudnya Kabupaten Sumbawa yang Unggul, Maju, dan Sejahtera”, yang dijabarkan ke dalam 5 misi, 17 tujuan, 33 sasaran, 10 indikator kinerja utama, serta 45 program unggulan.
Ia juga menekankan tiga prinsip utama pembangunan yang menjadi fondasi kebijakan daerah, yaitu people, power, dan planet.
People berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia yang kompeten dan berdaya saing.
Power menitikberatkan pada tata kelola pemerintahan yang kuat dan berbasis digitalisasi.
Sementara planet menggarisbawahi pentingnya menjaga kelestarian lingkungan melalui program Sumbawa Hijau Lestari, termasuk pembentukan satgas hutan.
Bupati juga mengingatkan pentingnya menjaga kawasan hutan dan menegaskan larangan aktivitas yang merusak, seperti penanaman jagung di kawasan hutan negara. Menurutnya, keseimbangan antara manusia, tata kelola, dan lingkungan menjadi kunci utama keberhasilan pembangunan.
“Orangnya hebat, pemerintahannya kuat, tetapi kalau alamnya rusak, semuanya akan sia-sia. Karena itu, ketiga prinsip ini harus berjalan seiring,” tegasnya.
Menutup arahannya, Bupati mengajak seluruh pihak untuk terus bersinergi dan memberikan masukan konstruktif demi menghasilkan perencanaan pembangunan yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.
“Semoga sinergi kita hari ini mampu melahirkan rencana pembangunan yang mendorong kemandirian dan kesejahteraan bersama di Kabupaten Sumbawa,” pungkasnya.
Musrenbang ini dihadiri oleh Wakil Bupati Sumbawa, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Sekretaris Daerah, jajaran Forkopimda, para asisten dan staf ahli bupati, perwakilan Bappeda Provinsi NTB, kepala perangkat daerah, Ketua TP PKK, Ketua GOW, tokoh masyarakat, Forum Anak Kabupaten Sumbawa, organisasi kemasyarakatan, serta perwakilan dunia usaha dan mitra pembangunan, di antaranya PT Amman Mineral Nusa Tenggara, Plan International, dan Australian Aid.
Mengusung tema “Memantapkan Daya Saing Daerah dan Kesejahteraan Masyarakat melalui Penguatan SDM Unggul, Lingkungan Hijau Lestari, Pemerintah Berkinerja, dan Peningkatan Produktivitas”, forum ini menjadi ruang strategis untuk menyelaraskan arah pembangunan daerah dengan kebijakan provinsi dan nasional. (KS)








