Hukum & Kriminal

Diduga Ada Oknum Ingin Merperkeruh Masalah Dibalik Pencoretan Kantor Desa Ledang

Avatar photo
×

Diduga Ada Oknum Ingin Merperkeruh Masalah Dibalik Pencoretan Kantor Desa Ledang

Sebarkan artikel ini
pencoretan-kantor-desa-ledang

pencoretan-kantor-desa-ledangSumbawa Besar, Kabar Sumbawa – Aksi pencoretan  kantor Desa Ledang yang bertuliskan kata-kata ancaman, pasca turunya hasil PTUN yang meminta Bupati Sumbawa Untuk menunda Pelantikan Kades Ledang, kini masih sedang didalami motifnya oleh aparat keamanan setempat,dan  keras dugaan sementara ada oknum yang ingin memperkeruh suasana di wilayah setempat, hal itu di katakan oleh Camat Lenangguar Tajuddin yang di Konfirmasi Kabar Sumbawa pada acara Festival Melala Minggu malam (1/10/16).menurutnya, agar tidak meluas dan tidak terjadi spekulasi serta mengantisipasi hal-hal yang tidak di inginkan, pemerintah kecamatan bersama Kapolsek dan Danramil setempat serta para Tokoh masyarakat Desa Ledang serta Dua Kubuh membahas masalah tersebut lebih mendalam di Kantor kecamatan Lenagguar.

Lebih lanjut Tajuddin mengatakan, dalam pertemuan tersebut, kedua kubuh telah dimintai keterangan, namun mereka mengakui bahwa mereka tidak mengetahui sama sekali kejadian tersebut. maka dengan demikian wajar jika diduga ada oknum yang dengan sengaja ingin memancing agar kondusifitas di Desa Ledang tidak aman, sementara dari pantauan pemerintah kecamatan, bahwa kedua kubuh tersebut tidak pernah ada gesekan atau bersifat memperkeruh masalah di dalam Desa tersebut dan jika ada masalah mereka lebih memilih proses Hukum.

IKLAN PERTAMINA
banner 325x300

Terhadap masalah ini,ia telah laporkan ke Bupati Sumbawa, demikian juga hasil kesepakatan dalam rapat yang berlangsung di Kantor Kecamatan agar lokasi yang di Coret tersebut untuk dilakukan pengecetan lagi.demikian juga kepada masayarakat agar tetap tetang dan menjaga kondusifitas dan biarkan proses hukum tetap jalan. (KS/002)

banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *