KesehatanPolitik & Pemerintahan

Waspada Demam Berdarah di Kabupaten Sumbawa

Avatar photo
×

Waspada Demam Berdarah di Kabupaten Sumbawa

Sebarkan artikel ini
Sarip Hidayat

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Saat ini, wilayah Kabupaten Sumbawa sedang mengalami peningkatan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD), terutama saat musim penghujan seperti sekarang ini.

Data Dinas Kesehatan (Dikes) setempat menyebutkan, di awal tahun 2026 ini tercatat 34 kasud DBD yang tersebar di Sembilan Kecamatan.

Secara angka, Kecamatan Empang dan Moyo Hilir masing-masing 7 kasus. Kemudian, Plampang 4 kasus, Labuhan Badas 4 kasus, Buer dan Sumbawa 3 kasus, Moyo Utara dan Alas Barat 2 kasus, serta Unter Iwes 1 kasus.

“Penyebaran DBD di Sumbawa meningkat sejak awal tahun 2026,” kata Kepala Dikes Sumbawa Sarip Hidayat, Rabu (4/02/2026) di ruang kerjanya.

Sarip menjelaskan, kasus DBD meningkat dilatarbelakangi beberapa faktor. Musim hujan menciptakan banyak tempat yang menjadi sarang nyamuk karena genangan air di sekitar rumah dan lingkungan.

“Nyamuk Aedes berkembang biak cepat dalam kondisi air tergenang. Penyebaran nyamuk ini semakin mudah bila lingkungan kurang bersih dan tidak terjaga,” jelasnya.

Lanjutnya, gejala DBD yang penting diketahui yakni, demam tinggi mendadak tanpa sebab yang jelas, sakit di kepala, otot, dan sendi, mual, muntah, ruam merah di kulit, mudah berdarah atau memar.

“Jika mengalami gejala ini, segera periksakan ke puskesmas atau rumah sakit untuk deteksi dan penanganan awal,” terangnya.

Adapun Clcara mencegah DBD di lingkungan rumah tambahnya, melalui gerakan 3M Plus. Menguras tempat penampungan air secara rutin Menutup rapat tandon, drum, bak mandi, atau apa pun yang bisa menampung air Mengubur atau memanfaatkan kembali barang bekas yang berpotensi menampung air. Plus gunakan anti nyamuk, pasang kelambu, dan jaga kebersihan halaman rumah.

“DBD bisa dicegah jika kita disiplin menjaga kebersihan lingkungan dan bergerak bersama melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) setiap minggu. Semakin cepat kita bertindak, semakin cepat kita menjaga keluarga dari ancaman penyakit ini,” pungkasnya. (KS/Dinda/Anggi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *