Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Sumbawa memastikan bahwa penyiapan lahan untuk program ekstensifikasi pengembangan garam terus dilakukan pemerintah dalam mendukung program swasembada garam nasional.
Kepala Dislutkan Sumbawa, Rahmat Hidayat, mengatakan bahwa lahan potensial seluas 506 hektare telah diidentifikasi dan sedang dalam proses koordinasi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk mendapatkan program pengembangan garam.
Rahmat melanjutkan bahwa lahan potensial tersebut memiliki 180 orang pemilik dengan status Sertifikat Hak Milik (SHM) dan sudah terdapat infrastruktur jalan usaha tani yang dapat memudahkan akses.
Saat ini, lahan yang sudah tergarap untuk budidaya garam hanya sekitar 119,8 hektare dengan potensi produksi mencapai 5.363.000 ton yang tercatat hingga akhir tahun 2024.
Dislutkan Sumbawa terus berupaya untuk mendorong kelompok untuk memanfaatkan potensi lahan tersebut dan mencari investor yang akan mengelola potensi tersebut untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Dengan demikian, diharapkan program ekstensifikasi garam dapat meningkatkan produksi garam di Sumbawa dan mendukung program swasembada garam nasional.(KS)















