Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI, Prof. Dr. Muhadjir Effendy mengpresiasi berbagai langkah dan upaya yang dilakukan Pemerintah Daerah bersama dengan Pemerintah Desa dan warga masyarakat untuk mempercepat penanganan stunting telah dilaksanakan dengan cukup baik.
Meski kondisi stunting di Kab. Sumbawa masih termasuk tinggi, namun Ia mengapresiasi . Menurutnya target penurunan stunting secara nasional yang ditetapkan Presiden RI sebesar 14% diharapkan juga bisa tercapai di Kab. Sumbawa.
Hal ini disampaikan dalam kunjungan kerjanya di Kab. Sumbawa, Kamis (12/1). Kehadiran Prof. Muhadjir disambut hangat Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah, Wakil Bupati Sumbawa, Hj. Dewi Noviany, S.Pd., M.Pd, Ketua DPRD Kab. Sumbawa, Anggota Forkopimda, Asisten Sekda, Kepala Perangkat Daerah, Camat dan segenap pengurus Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kab. Sumbawa.
Dalam kunjungannya, Prof. Muhadjir yang juga Tokoh Muhammadiyah ini meninjau sejumlah lokasi, antara lain meninjau proses pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Surya Medika Sumbawa, yang merupakan Rumah Sakit milik Yayasan Muhammadiyah. Setelah itu, Prof. Muhadjir bergerak ke SMA Muhammadiyah untuk meninjau kegiatan pemberian tablet tambah darah bagi siswi SMA Muhammadiyah.
Setelah berkunjung ke SMA Muhammadiyah, Prof. Muhadjir meninjau Puskesmas Kerato serta mengecek pemanfaatan bantuan alat USG yang sudah tersebar di Puskesmas-Puskesmas seluruh Indonesia, terutama yang digunakan untuk mendeteksi keadaan janin para Ibu Hamil dalam program cegah stunting.
Melanjutkan kunkernya, Prof. Muhadjir bergerak ke Desa Labuhan Sumbawa yang menjadi salah satu lokus stunting di Kab. Sumbawa tahun 2023 dengan jumlah keluarga beresiko stunting mencapai 861. Di Desa Labuhan Sumbawa ini Prof. Muhadjir berkesempatan berdialog dengan sejumlah keluarga beresiko stunting dan terindikasi mengalami kemiskinan ekstrem. Selain berdialog, Prof. Muhadjir juga menyerahkan sejumlah bantuan.
Beranjak dari Desa Labuhan Sumbawa, Prof. Muhadjir beserta rombongan bergerak ke SMPN 2 Moyo Hilir untuk melaunching Pendidikan Karakter di sekolah tersebut. Kehadirannya di SMPN 2 Moyo Hilir untuk melihat langsung tentang implementasi program-program prioritas nasional yang ada di Kab. Sumbawa terutama yang sesuai dengan bidang tanggung jawab Kemenko PMK, yaitu program penurunan angka stunting dan penghapusan kemiskinan ekstrem.
Mengakhiri kunjungannya di SMPN 2 Moyo Hilir, Menko PMK melanjutkan perjalanan ke Ponpes At-Tanwir Maronge dan PMI Dea Malela Lenangguar untuk meninjau aktivitas pembelajaran serta sarana prasarana pendidikan di kedua Ponpes tersebut. (KS)














